foto

TEMPO/FULLY SYAFI

PT. Kereta Api Perketat Pengawasan Jalur  

TEMPO Interaktif, Jakarta -PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) IX Jember, Jawa Timur, memperketat pengawasan jalur rel.

Pasalnya, selain banyak lintasan tanpa palang pintu, jalur kereta api mulai dari Pasuruan hingga Banyuwangi rawan terjadi pencurian paku dan rel kereta.

"Kita lebih giatkan para pengawas jalan kereta. Dari dua-tiga kali, menjadi lima hingga tujuh kali sehari semalam," kata kepala hubungan masyarakat PT. Kereta Api Persero Daops IX Jember, Burhani Sulthon, rabu (25/08) sore.

Apalagi, selasa (24/8) kemarin sudah terjadi upaya pencurian komponen rel kereta api di jalur rel kereta di Kilometer 165 jalur Jatiroto-Tanggul, Dusun Tekoan, Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul. Komplotan pencuri itu kini tengah ditahan dan diperiksa di kantor polisi.

Sulthoni megungkapkan, pengawasan atau patroli jalur kereta api itu dilakukan mengantisipasi kerawanan lintasan rel KA dari aksi pencurian dan sabotase oleh oknum tertentu.

Beberapa titik jalur kereta api yang paling rawan pencurian di daerah Leces (Probolinggo), Klakah dan Jatiroto (Lumajang), dan Tanggul (Jember).

Karenanya, selain mendirikan posko-posko siaga di sejumlah titik, pihak PT KAI Daops IX Jember juga pihaknya sudah mengerahkan 31 orang petugas penilik jalur kereta. "Mereka ditugaskan patroli di setiap petak jalan, antara dua stasiun, mulai dari Pasuruan sampai Banyuwangi,'' tambahnya.

Para penilik jalur kereta api itu, bertugas mengecek kondisi rel secara manual antara satu stasiun dengan stasiun yang lain.

Diberitakan TEMPO, Petugas PT. Kereta Api, dibantu masyarakat, menangkap empat orang anggota komplotan pencurian komponen rel kereta api di wilayah kerja PT KA Daops IX Jember, Selasa (24/8).

Sebelum dibawa ke kantor polisi, keempat orang anggota sindikat itu babak belur dihakimi massa di lokasi kejadian.

MAHBUB DJUNAIDY