foto

TEMPO/Wahyu Setiawan

Fraksi-Fraksi Tegur Anggotanya yang Bolos  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Fraksi Partai Demokrat mengaku telah memberi penegasan kepada seluruh anggotanya untuk tidak membolos di persidangan DPR tanpa alasan. Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi Partai Demokrat Jafar Hafsah dalam sambungan telepon, hari ini (26/8). Lebih lanjutnya dia mengatakan jika ada anggota yang tidak menghadiri persidangan DPR tanpa ada keterangan maka akan diberikan sanksi.


"Sanksinya berupa surat peringatan resmi. Kami juga telah menegaskan kepada seluruh anggota untuk selalu menghadiri persidangan. Namun kebetulan sekarang ada beberapa kunjungan kerja ke luar negeri. Makanya beberapa waktu terakhir ada beberapa anggota yang tidak menghadiri persidangan," ujar Jafar. 

Hal yang sama juga dilakukan oleh Fraksi PPP. Ketua Fraksi PPP Hasrul Azwar mengatakan telah memperingatkan anggotanya yang bolos tanpa keterangan dalam persidangan di DPR. PPP pun, lanjut dia, dari awal sudah memberi peringatan tidak boleh tidak hadir. Peringatan itu sudah diberikan melalui surat edaran tertulis dan juga secara lisan. 

Jika ada yang melanggar, papar Hasrul, maka akan diberi surat peringatan. "Jadi kami yang hanya 38 orang ini umumnya hadir. Kalau tidak hadir pasti ada alasan. Kalau tidak memberi penjelasan maka akan diberi surat peringatan resmi yang ditembuskan ke DPP," kata dia.

Sedangkan dari Fraksi Partai Golkar, ungkap Sekretaris Fraksi Partai Golkar Ade Komarudin, pihaknya juga telah memberitahukan kepada seluruh anggota fraksi untuk selalu menghadiri persidangan. Karenanya dia meyakini, jika ada yang tidak hadir pasti dengan alasan yang kuat. "Contohnya kemarin, yang tidak hadir itu karena ada kunjungan kerja ke luar kota. Sedangkan lainnya ada yang datang namun karena tidak kuorum jadi sidang ditunda dan mereka pergi," tutur Ade. 

MUTIA RESTY