foto

TEMPO/Yosep Arkian

Universitas Indonesia Wisuda Perdana Sarjana Sastra Korea  

TEMPO Interaktif, Depok - Universitas Indonesia untuk pertama kalinya meluluskan mahasiswa dari Program Bahasa dan Kebudayaan Korea. Program yang baru dibuka pada 2006 ini meluluskan 26 wisudawan, delapan di antaranya berpredikat cum laude.

Dua dari delapan wisudawan yang cum laude mendapatkan kesempatan melanjutkan program pascasarjana di Seoul University dan Eiwa University di Korea Selatan.

Rektor Universitas Indonesia Gumilar Rusliwa Somantri mengatakan meski baru dibuka empat tahun yang lalu animo pendaftar cukup besar. “Bahkan sudah hampir menyamai peminat Sastra Jepang,” ujarnya seusai acara wisuda di Balairung UI, Depok.

Program Budata Korea dibuka bekerja sama dengan Kedutaan Besar Korea dalam pembentukan kurikulum, pemberian beasiswa, dan pemberian staf pengajar. Gumilar berharap jumlah dosen asal Korea mencapai 15 sampai 20 persen dari total jumlah dosen.

Duta Besar Korea Kim Ho-young menyatakan Program Bahasa dan Kebudayaan Korea sangatlah penting. Warga Korea yang menetap di Indonesia 31.500 orang. “Kalau wisatawan bisa 40 ribu sampai 50 ribu orang setiap tahunnya,” ujarnya kepada Tempo.

Puluhan ribu ekspatriat Korea yang menetap di Indonesia umumnya bekerja di insustri elektronik dan otomotif. Kim mengatakan sampai saat ini, pemerintah Korea dan juga pengusaha-pengusaha Korea yang menetap di Indonesia aktif memberikan beasiswa kepada mahasiswa-mahasiswa Program Bahasa dan Kebudayaan Korea UI.

TIA HAPSARI