Nenek PRT Disangka Pengemis, Masih Ditahan Di Panti Kedoya

TEMPO Interaktif, Jakarta -Hingga hari ini Erum, nenek 68 tahun, pembantu rumah tangga yang disangka pengemis dan terjaring operasi pengemis dan gelandangan di Tanah Abang, Selasa pekan lalu masih mendekam di Panti Sosial Kedoya, Jakarta Barat. "Kami masih belum bisa membebaskan Ibu," ujar Rizal, menantu Erum saat dihubungi Tempo hari ini.

Menurut Rizal sebelumnya, Ali Palu, majikan Erum telah membuat surat pernyataan untuk mengambil Erum. "Namun katanya mesti pihak keluarga sendiri yang mengurus dan membuat surat, saat ini saya masih coba mengurus surat ke Kelurahan Tanah Abang," kata Rizal.

Namun hingga dihubungi Tempo siang ini, Rizal mengaku masih belum bisa menemui Lurah Tanah Abang. "Hingga siang ini belum ketemu lurah, katanya masih keluar ke Balai Kota, saat ini saya masih menunggu," ujar Rizal.

Ia pun masih perlu meminta surat keterangan dari Kecamatan Tanah Abang. "Nanti juga masih perlu ke dinas sosial," lanjutnya. Padahal saat ini kondisi kesehatan Erum sedang tidak baik. "Kemarin ibu juga sempat histeris saat ditemui istri saya," lanjutnya.

Selasa pekan lalu warga Kebon Kacang no 41 RT 12 RW 8, Tanah Abang, Jakarta Pusat itu terjaring razia pengemis di sekitar Tanah Abang pada saat dalam perjalanan pulang usai disuruh majikannya membeli lauk untuk buka puasa.

"Padahal istri saya bukan pengemis, ia pembantu rumah tangga di Rumah Susun Tanah Abang," ujar Endis, 72 tahun, suami Erum saat ditemui Tempo di Panti Sosial Bina Insani I Kedoya, Jakarta Barat kemarin. Erum adalah pembantu rumah tangga Ali Palu warga rumah susun Tanah Abang Blok 39 lantai 1 no 2 Jakarta Pusat.

Sejak Selasa pekan lalu, Erum terpaksa mendekam di Panti Sosial Kedoya. Tragisnya, pihak keluarga dan majikan baru mengetahui bahwa Erum terjaring razia pada Sabtu pekan lalu, 4 hari setelah tertangkap.

"Kami sempat panik, mengira ibu hilang, Kamis pekan lalu kami pernah laporkan ke polisi bahwa ibu hilang, ternyat hari Sabtu kami dapat informasi Ibu terjaring razia dan berada di Panti Sosial Kedoya," tutur Rizal.

Selanjutnya mereka langsung berusaha membebaskan Erum. Bahkan Rizal berserta istrinya Yanti dan mertuanya Endis sempat menginap dua malam, Senin dan Selasa di Panti Sosial Kedoya.

AGUNG SEDAYU