foto

TEMPO/Zulkarnain

Bekasi Gelar Pasar Murah

TEMPO Interaktif, Jakarta --Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, menggelar pasar murah jelang lebaran dengan tema Ramadan Fair 2010. Barang dagangan adalah hampir semua jenis bahan pangan dan pakaian.


Untuk bahan pokok dijual dalam bentuk paketan, terdiri dari lima bungkus mie instant, tiga kilogram beras, minyak goreng satu liter, dan satu kilogram gula pasir, dijual dengan harga Rp 25 ribu.

"Kalau harga normal di pasar Rp 50 ribu, di sini harganya hanya separuhnya," kata Nani Mahmud Barmawi, Ketua Kabungan Organisasi Wanita Kota Bekasi, salah satu peserta pasar murah, hari ini.


Pasar murah tersebut digelar di halaman Kantor Pemerintah Kota Bekasi, hanya digelar sehari mulai pukul 08.00- 16.00 WIB.


Selain paket sembako, juga dijual 700 potong pakaian, terdiri dari 560 potong pakaian baru dan 140 pakaian lama layak pakai. Harga pakaian baru Rp 15 ribu- Rp 25 ribu, jauh lebih murah dari harga normal Rp 35 ribu- Rp 50 ribu. "Untuk pakaian lama layak pakai harganya Rp 3 ribu," kata Nani.


Adapun bahan pokok yang dijual kiloan, gula pasir Rp 9.500 per kilo, selisih Rp 1.500 dari
harga normal di pasar. Daging ayam Rp 60 ribu per kilogram, minyak goreng paket dua liter seharga Rp 17 ribu, selisih Rp 3 ribu dari harga pasar. Kemudian, telur per kilogram Rp 12 ribu atau selisih Rp 2 ribu per kilogram dari harga pasar.


Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kota Bekasi Aan Suhanda, mengatakan sistim penjualan paket bahan pokok memakai kupon. Jumlah kupon yang disebar 520, diprioritaskan kepada keluarga kurang mampu. "Belum sampai siang, kupon tersebut sudah habis," katanya.


Pada acara pasar murah itu, Pemerintah Kota Bekasi menyediakan 150 lapak milik usaha kecil menengah (UKM), organisasi Darma Wanita, serta Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dari 12 kecamatan se Kota Bekasi, serta beberapa perusahaan besar di Kota Bekasi.

HAMLUDDIN