foto

Paskibra. TEMPO/Usman Iskandar



Tak Tahan Menanti Disorda, Jusuf Laporkan Dugaan Pelecehan Pakibra  

TEMPO Interaktif, Jakarta -  Jusuf Ginting, orang tua salah satu anggota putra junior Paskibra DKI Jakarta 2010 yang diduga menjadi korban pelecehan seksual dan kekerasan akhirnya menempuh jalur hukum. Dia berencana untuk membuat laporannya Jumat (3/9) sore ini.

"Sebelumnya saya mencoba memilih menyerahkan penyelesaiannya kepada Disorda (Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta), tetapi realisasinya tidak pernah ada," katanya saat dihubungi Jumat pagi ini. Jusuf pun akhirnya merasa bebas untuk melapor setelah sepakat dengan orang tua lain yang tergabung dalam forum orang tua Paskibra 2010 untuk membubarkan diri. "Masing-masing keluarga mendapatkan kesempatan untuk memilih penyelesaian yang dianggap paling benar," lanjutnya.

Lebih lanjut Jusuf menjelaskan bahwa dia bersama para orang tua yang sempat tergabung dalam forum itu telah menarik kesepakatan yang pernah dibuat untuk menyerahkan penyelesaian dugaan tindakan pelecehan ini kepada Disorda DKI Jakarta. Menurutnya, dengan penarikan itu, dia juga bisa membuat laporan ke polisi. "Karena saya tidak ingin kejadian serupa terulang lagi, dan saya juga ingin menegaskan bahwa kami para orang tua tidak mengada-ada," tegasnya.

Pelecehan seksual dan kekerasan diduga terhadap anggota junior putra dan putri Paskibra diduga terjadi pada Orientasi Kepaskibrakaan 2010 pada 2-6 Juli di Bumi Perkemahan Cibubur. Tim investigasi yang dibentuk Purna Paskibraka Indonesia (PPI) telah merekomendasikan skorsing selama lima tahun terhadap empat anggota senior, du senior putra dan dua senior putri.

EZTHER LASTANIA