foto

Fabio Capello. REUTERS/ Eddie Keogh



Kritik Membuat Capello Menjadi Monster

TEMPO Interaktif,London:Keseringan dikritik membuat Fabio Capello jengah. Pelatih asal Italia itu mengaku dipusingkan dengan pergantian citranya sebagai pelatih “Tuhan” menjadi seorang “monster” sejak Inggris tampil buruk di Piala Dunia Afrika Selatan.

Capello disibukkan dengan kritikan yang menganggapnya tidak mempunyai arah jelas untuk menjadikan The Three Lions menjadi sebuah tim juara. Di tengah-tengah persiapannya mempersiapkan Inggris tampil di kualifikasi Euro 2012, Don Fabio mendapat pekerjaan baru yang menyita waktunya.

Performa Capello dibanding-bandingkan dengan Sir Alf Ramsey yang menyumbangkan gelar Piala Dunia 1966. Sebelum membawa Inggris ke Afrika Selatan, mantan arsitek Real Madrid itu bisa menyumbangkan sembilan dari 10 pertandingan di kualifikasi.

Tapi ia harus melihat Inggris tampil buruk dan terakhir dipecundangi Jerman 4-1 di putaran kedua. “Anda 'menciptakan' Tuhan dan Anda menciptakan monster. Kami kalah satu laga di Piala Dunia melawan Jerman setelah melakukan kesalahan fatal seorang wasit (jorge Larrionda). Anda tidak mengingat hal ini. Aku pikir demikian,” kata Capello yang mengaku gagal mengendalikan persepsi publik terhadapnya namun justru menyalahkan media terhadap citranya.

Capello melihat setelah Inggris kalah dari Jerman persepsi publik negatif kepadanya. Tapi ia tidak ambil pusing dengan semua tulisan yang telah disampaikan media. “Ini (melatih Inggris) adalah pekerjaan aku. Anda harus hidup degan tekanan,” tegasnya.

Sumber utama kritik kepada Capello adalah kekakuannya menerapkan formasi 4-4-2 di tim. Dari  hasil analisa pertandingan yang dilansir FIFA menyebut bahwa tim paling sukses adalah yang bermain felksibel dan bisa beradaptasi dengan gaya permainannya dengan situasi di lapangan.

AP | BAGUS

 

BERITA TERPOPULER LAINNYA

Kritik Membuat Capello Menjadi Monster 

 
 
 
Brimob Diduga Todong dan Pukuli Pasien Rumah Sakit Buol