TEMPO/Imam Sukamto
Topik
Jalur Mudik Terpadat Dipasangi Kamera Pemantau
TEMPO Interaktif, SURABAYA - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang memasang dua kamera pemantau (closed-circuit television, cctv) di dua jalur Singosari dan Sumberpucung. “Dua jalur itu merupakan jalur terpadat saat arus mudik,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Nazaruddin, Jum’at (3/9).
Jalur Singosari menghubungkan Malang dengan Surabaya, sedangkan jalur Sumberpucung dilalui kendaraan dari Malang menuju Blitar. Kedua jalur ini tergolong rawan kemacetan, bahkan kerap terjadi kecelakaan lalu lintas. Kepadatan akan semakin bertambah selama arus mudik dan arus balik setelah lebaran.
Pemasangan kamera pemantau untuk memudahkan pengamanan di kedua jalur tersebut. Isi rekaman dari kamera pemantau membantu petugas menganalisa penyebab terjadinya kecelakaan di kawasan tersebut.
Menurut Nazaruddin, untuk masa mendatang di semua simpul kemacetan lalu lintas akan dipasang kamera pemantau. Bahkan setiap kamera pemantau tersambung dengan satelit pemantau. “Kami berharap sudah bisa direalisir tahun 2011,” tutur Nazaruddin.
Kamera pemantau yang dipasang di jalur Singosari dan Sumberpucung, kata Nazaruddin, milik Kepolisian Resor Malang yang pengoperasiannya dipercayakan kepada Dinas Perhubungan. Kedua pihak terlibat dalam tim gabungan pengamanan Lebaran. Dinas Perhubungan mengerahkan 120 personel, kepolisian 600 personel.
Adapun instansi lain yang juga dilibatkan dalam pengamanan lebaran, di antaranya TNI, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pemadam Kebakaran, dan Palang Merah Indonesia (PMI).
Kepala Kepolisian Resor Malang Ajun Komisaris Besar Rinto Djatmono menambahkan, pemasangan CCTV untuk mendukung kinerja 11 pos pengamanan dan tujuh pos pantau di sejumlah lokasi, termasuk tempat wisata. ABDI PURMONO.





