TEMPO/Gunawan Wicaksono
Infografis
Redakan Ketegangan, KBRI Undang Warga Malaysia Berbuka Puasa
TEMPO Interaktif, KUALA LUMPUR - Redakan ketegangan hubungan Indonesia-Malaysia, Kedutaan Besar RI di Malaysia mengundang masyarakat Malaysia berbuka bersama."Semoga dengan buka puasa bersama masyarakat Malaysia dapat meredakan dan kembali menjalin hubungan baik antara rakyat Indonesia-Malaysia yang sudah terbangun sejak ratusan tahun lalu," kata Dubes RI untuk Malaysia, Da`i Bachtiar di Kuala Lumpur, Jumat 3 September 2010 malam.
KBRI mengundang beberapa kelompok masyarakat Malaysia di antaranya organisasi warga alumni Indonesia (PAPTI), ISWAMI (Ikatan Solidaritas Wartawan Malaysia-Indonesia), perwakilan UITM (Universitas Teknologi Mara Malaysia) yang beberapa hari lalu melakukan demonstrasi di KBRI dan semua media massa Malaysia.
Selain itu, KBRI juga mengajak buka bersama Permai (Persatuan Masyarakat Indonesia) di Malaysia, Ilram (organisasi dosen Indonesia di Malaysia), PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) di Malaysia.
Dalam acara itu, tampak masyarakat Malaysia - Indonesia berbicara mengenai isu yang panas belakangan ini, disertai gelak tawa. Walau di media massa seperti sudah mau berperang, namun saat bertemu seperti tidak terjadi apapun.
Para wartawan Malaysia - Indonesia duduk satu meja berbicara mengenai isu hubungan kedua negara yang memanas, tapi disertai gelak tawa. Begitu juga dengan para mahasiswa Indonesia-Malaysia yang duduk satu meja dan berdialog tanpa terlihat panas.
Dubes Da`i Bachtiar dalam sambutannya mengulangi lagi pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang prihatin dengan insiden di perairan Bintan, tanggal 13 Agustus 2010 yang memicu ketegangan kedua negara. "Presiden SBY minta agar masalah perundingan perbatasan diselesaikan kedua negara secepatnya dengan jalur diplomasi," kata Da`i.
"Hubungan persaudaraan Indonesia-Malaysia sudah terjalin sejak ratusan tahun lalu. Kita sebagai generasi saat ini wajib mempertahankan dan meneruskan hubungan persaudaraan tersebut. Hubungan bisnis kedua negara ini, juga semakin meningkat dan memberikan kemakmuran bersama bagi kedua rakyat yang harus dipertahankan dan ditingkatkan lagi," katanya.
WDA | ANT