foto

Rencana Pembangunan Gedung Baru DPR RI. Gambar: dpr.go.id


Topik


BURT Klaim Gedung Baru Tingkatkan Produktivitas

TEMPO Interaktif, Jakarta - Tudingan terhadap kecilnya produktivitas Dewan Perwakilan Rakyat, menurut Anggota Badan Urusan Rumah Tangga Michael Wattimena, akan teratasi dengan hadirnya gedung baru. "Ada suatu yang paradoks, masyarakat ingin ada peningkatan produktivitas, tapi disisi lain perlu ruangan untuk tenaga ahli," ujarnya dalam diskusi di Warung Daun Cikini, Sabtu (4/9)

Saat ini, dengan kapasitas 800 orang, gedung Dewan di Senayan harus memuat sekitar 3 ribu orang per harinya. "Padahal tiap periode selalu terjadi penambahan jumlah anggota," kata Michael. Tahun 2004-2009 tercatat 550 anggota dewan terpilih, lalu naik menjadi 560 pada periode 2009-2014. Tiap anggota berhak atas staf sebanyak satu tenaga ahli dan seorang sekretaris.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Kebangkitan Bangsa Abdul Malik Haramain menambahkan daripada  untuk menambah gedung baru, lebih baik anggaran untuk menambah staf ahli. "Agar produktivitas bertambah, daripada kenceng ngurusin gedung," ucapnya.

Pernyataan tersebut, kata Michael justru mendukung hadirnya gedung baru. " Kalau mau nambah staf, mau taruh dimana," ujarnya.

Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia Sebastian Salang menyatakan di jaman orde baru tiap satu ruangan diisi dengan 6 hingga 8 anggota. "Itu terjadi puluhan tahun dan tidak ada masalah," kata Dia dalam kesempatan yang sama.

Dianing Sari