foto

Ilustrasi: Nita Dian



NU: Indonesia-Malaysia Tak Akan Konflik yang Lebih Serius

TEMPO Interaktif, Jakarta - Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Masdar Farid Mas'udi mengatakan persaudaraan antara Indonesia dan Malaysia terlalu kuat untuk dilanggar oleh ego individu.

Masdar menegaskan, jika Indonesia dan Malaysia memiliki konflik dan tidak bisa diselesaikan dengan jalan damai maka kedua negara akan kehilangan persaudaran. "Pihak-pihak yang tidak menyukai persaudaraan kita, akan mengambil keuntungan dari situasi ini," kata Masdar dalam wawancara dengan Bernama di Jakarta, Ahad (5/9).

Masdar mengatakan Malaysia dan Indonesia adalah seperti saudara yang memiliki banyak kesamaan, seperti etnis, bahasa dan agama. Keduanya kalau bertengkar biasanya tidak akan berlangsung lama.

"Mungkin kita terlalu dekat, jadi berani mengganggu satu sama lain. Orang yang tidak dekat tidak akan bertindak seperti itu. Meskipun kita banyak bertengkar, kita tidak akan masuk ke dalam konflik yang benar-benar serius," kata Masdar yang tokoh di organisasi Islam terbesar di Indonesia ini dengan anggota mencapai 30 juta orang.

Masdar mengemukakan hal tersebut mengomentari konflik antara Indonesia dan Malaysia menyusul insiden perbatasan laut kedua negara di dekat Pulau Bintan, Kepulauan Riau, beberapa pekan lalu.

THE STAR l BASUKI RAHMAT