foto

Tempo/Panca Syurkani



Dirut Telkom: Penggabungan Flexi-Esia Tak Batal  

TEMPO Interaktif, Jakarta -Direktur Utama (Dirut) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Rinaldi Firmansyah menyatakan, akan melanjutkan rencana penggabungan Telkom Flexi dengan Esia milik PT Bakrie Telecom Tbk. "Rencana kerjasama tak batal, pembicaraan terus dilakukan," ujarnya, akhir pekan lalu.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara Mustafa Abubakar meminta Telkom mewaspadai risiko kerjasama ini. Sebab, kinerja Esia dan Bakrie Telecom tengah mengalami penurunan. "Kalau baca di koran, laba Bakrie Telecom sedang anjlok. Tapi saya rasa manajemen Telkom mengerti mengenai hal itu," kata Mustafa.

Pada semester I 2010 laba bersih Esia tercatat sebesar Rp2,7 miliar, turun 96,3 persen dari periode sama 2009 sebesari Rp70,1 miliar.

Rinaldi menyatakan, telah mempertimbangkan kinerja PT Bakrie Telecom Tbk dan Esia. Meski demikian Telkom memutuskan tetap melanjutkan rencana penggabungan. "Sudah ada hitung-hitungan jangka panjang, tak hanya sesaat," katanya.

Bentuk kerja sama, kata dia, masih belum ditentukan karena belum ada kesepakatan kedua pihak. "Pembicaraan terus dilakukan, tapi kemajuannya tak bisa saya sebutkan," ujarnya.

Meski demikian, Rinaldi menjelaskan bahwa kerjasama Telkom Flexi dengan produk CDMA lain masih terbuka. Tak hanya dengan Esia, namun bisa pula dengan produk CDMA Indosat, Starone.

FAMEGA