Topik
Infografis
Dosen UNM Jadi Korban Tawuran Antar Warga
TEMPO Interaktif, Makassar - Dosen Universitas Negeri Makassar (UNM), Muhammad Nur Zakia Leo, 50 tahun, tertikam saat berusaha melerai tawuran antar warga di Bontokamase, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Minggu, (5/9), malam ini.
Ketua Program studi Pendidikan Geograsi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ini sedang mengiktui takziah di sekitar Tempat Kejadian Perkara.
Korban tertikam di bagian tulang rusuk sebelah kiri. Nyawa korban berhasil diselamatkan warga di lokasi kejadiaan dan dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Informasi yang dihimpun Tempo menyebutkan, insiden itu terjadi saat korban berusaha menenangkan dua kelompok warga yang terlibat tawuran. "Awalnya ada kelompok warga yang saling lempar batu di sekitar acara takziah. Beberapa warga berusaha melerai tapi, tawuran terus berlanjut," kata anak korban, Delfa, 17 tahun.
Melihat tawuran terus terjadi, korban lalu berinisiatif melerainya. Tetapi korban justru jadi sasaran pengeroyokan. Sebuah tikaman benda tajam bersarang di tubuh lelaki berbadan gemuk itu. Tawuran baru bisa diredam setelah warga mengetahui adanya korban. Para pelaku tawuran langsung melarikan diri.
Akibat insiden itu, hingga Senin dini hari korban masih dirawat intensif di rumah sakit. Puluhan mahasiswa UNM mendatangi rumah sakit Bhayangkara. Keluarga korban juga turut menjenguk.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Gowa, Ajun Komisaris Ardi Rahananto mengatakan pemicu kejadian itu hanya persoalan sepele antar dua kelompok pemuda. "Sebenarnya dari sore ada kejadian di tempat itu, namun berlanjut pada malam harinya," kata Ardi.
Saat ini pihaknya melakukan pengejaran terhadap beberapa warga yang diduga menjadi pelaku tawuran. Hingga Senin dini hari, sudah tujuh warga yang berhasil diamankan di markas Polresta Gowa.
"Belum ada yang ditetapkan tersangka. Mereka masih saksi yang diduga berada di lokasi saat kejadian," ucap Ardi.
ABDUL RAHMAN