35 Persen Warga Kabupaten Bandung Pilih Golput

TEMPO Interaktif, Bandung -Hampir 35 persen warga Kabupaten Bandung tidak menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Bandung, yang di gelar pada Ahad (29/8) lalu.

Berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara yang di gelar KPU Kabupaten Bandung, pada Senin (6/9), tercatat hanya 1.384.226 orang yang menggunakan hak pilihnya.

Sementara jumlah daftar pemilih tetap (DPT) pilkada Kabupaten Bandung sebanyak 2.129.809 orang, atau 64,99 persen saja yang memberikan hak suaranya.

Menurut Ketua KPU Kabupaten Bandung, Osin Permana, jumlah tersebut masih bagus dibanding pilkada daerah lain. "Saya kira pilkada di Kabupaten Bandung ini msh cukup bagus dibanding di daerah lain yang jumlah partisipasinya rata-rata di bawah 60 persen," kata Osin, Senin (6/9).

Osin mengatakan, masih kurangnya partisipasi tersebut karena kondisi sosial ekonomi di masyarakat. "Mungkin faktornya kondisi sosial-ekonomi masyarakat yang belum stabil," katanya.

Pilkada yang menghabiskan dana hampir Rp 48 milliar untuk dua putaran ini diikuti oleh delapan pasangan calon. Dari delapan pasangan calon tersebut, hanya dua pasangan calon yang akan bertarung pada putaran ke dua.

Ke dua pasangan calon tersebut yaitu, pasangan nomor urut 7, Dadang Naser - Deden Rumaji yang memperoleh 393.346 suara atau 29,88 persen dan pasangan calon nomor urut 8, Ridho Budiman - Dadang Rusdiana memperoleh 285.497 suara atau 21,69 persen.

ANGGA SUKMA WIJAYA