foto

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. ANTARA/Widodo S. Jusuf

Presiden Akan Ajukan Nama Kapolri Setelah Lebaran  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengajukan nama calon Kapolri yang baru ke DPR setelah Lebaran. “Khusus Kapolri sedang saya godok setelah Idul Fitri saya akan laporkan ke DPR, untuk itu saya telah terima masukan Kapolri dan Kompolnas,” ujar Presiden di Istana Negara, Rabu (8/9).

Presiden memastikan calon yang akan disampaikan itu memiliki prestasi dan jenjang karir yang baik. Selain itu ada persyaratan lain yakni penegakan hukum, pemberantasan kejahatan, korupsi dan terorisme. Namun, Presiden tidak mengungkapkan nama calon yang akan diajukan itu.

“Pastikan mereka yang lolos dari semuanya itu. Tentu saya berharap dalam waktu yang memungkinkan segara bisa diberikan persetujuannya,” ujar Presiden.

Presiden mengungkapkan DPR bisa tidak memberikan persetujuan terhadap calon yang akan diajukan pemerintah. Tapi, kata Presiden, penolakan itu harus berdasarkan alasan yang rasional.

Presiden mengaku mekanisme antara pemerintah dan DPR belakangan ini berjalan dengan baik. “Uji kelayakan berjalan dengan baik, Dewan memberikan persetujuan dengan pertimbangan yang masak,” ujarnya.

Berkaitan dengan pergantian Jaksa Agung, Presiden menyatakan calon yang dipilih bisa dari karir atau nonkarir. “Saya ingin yang cakap. Kalau memungkinkan ketiganya dilantik bersama. Dengan ini, semuanya bisa menjalankan tugas dengan lebih baik lagi dan dilakukan upaya yang lebih,” katanya.

Presiden juga akan melakukan revitalisasi dalam wilayah penegakan hukum yaitu Kompolnas dan Komisi Kejaksaan. Presiden akan mempercepat sistem karena Oktober mendatang Kapolri akan berakhir.

EKO ARI WIBOWO