TEMPO/Subekti
Topik
Puncak Mudik di Nagreg Diprediksi Malam Ini
TEMPO Interaktif, Bandung - Puncak arus mudik Lebaran di Kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diperkirakan akan terjadi pada H-2 ini. Jumlah kendaraan diprediksi akan terus mengalami peningkatan hingga tengah malam nanti. “Hari ini sudah lebih penuh,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Yayan Subarna, di Pos Nagreg, Rabu (8/9).
Jumlah kendaraan yang melintas di Nagreg diprediksi akan mengalami peningkatan sekitar 10 persen dari arus mudik tahun lalu. Jumlah kendaraan pada puncak mudik tahun lalu terjadi pada H-2 yang mencapai 97 ribu. Kendaran dari Jakarta berjumlah sebanyak 76.915 unit.
Menurut Yayan, kemacetan di wilayahnya sudah terjadi sejak Selasa sore kemarin. Peningkatan ini dipirkirakan karena telah memasuki masa liburan bersama para pegawai negeri dan swasta. Selain itu, kepadatan kendaraan juga diakibatkan sempitnya waktu libur.
Pada H-3 kemarin, jumlah kendaraan yang melintas di Nagreg sebanyak 82.975 atau meningkat 2,97 persen dari tahun sebelumnya. Namun meski begitu, kendaraan masih didominasi dari arah timur menuju barat. Kendaraan dari arah Jakarta mengalami penurunan sekitar 10 persen. Pada tahun lalu tercatat sebanyak 56.775 kendaraan, sedangkan pada tahun ini hanya 50.926 unit.
Kendaraan yang melewati jalur Nagreg saat ini, lanjut Yayan, rata-rata sebanyak 4.000 unit per jam. Jumlah itu didominasi oleh sepeda motor. Kondisi ini membuat antrean kendaraan cukup panjang berkisar antara 4-5 kilometer di setiap titiknya. Kecepatan mobil rata-rata hanya bisa dipacu 20-40 km/jam.
Kepala Kepolisian Resort Bandung, Ajun Komisaris Besar Hendro Pandowo menyatakan kemacetan di jalur Nagreg ini diakibatkan beberapa faktor, di antaranya aktivitas pasar di wilayah Kabupaten Garut seperti Limbangbangan untuk arah Tasikmlaya dan Leles untuk arah menuju kota Garut. “Meski meningkat, roda kendaraan masih berputar,” ujarnya.
Dia mengaku untuk mengurai kemacetan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah antisipasi. Untuk di jalur Nagreg, diterapkan dua lajur dari arah barat. Selain itu juga pihaknya telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif seperti Cijapati dan Wado.
Berdasarkan pantauan Tempo saat ini kepadatan kendaraan masih terjadi di Nagreg. Antrean terlihat mengular dari arah Jakarta. Sementara itu cuaca terpantau hujan, sehingga pemudik diminta waspada saat melintasi turunan yang berkelok.
SIGIT ZULMUNIR