Daging Sapi. TEMPO/Prima Mulia
Topik
Stok Daging Sapi Lebaran Melimpah di Pasar Palmerah
TEMPO Interaktif, Jakarta -Harga daging sapi relatif mahal beberapa bulan terakhir. Tetapi menyambut Lebaran, justru harga daging sapi kembali naik. Dari biasanya dijual Rp 65- 70 ribu sekarang dijual ke konsume antara Rp 70-75 ribu untuk daging kualitas biasa. "Semingguan ini naik sekitar Rp 1.000-5.000 tetapi stoknya melimpah. Amanlah enggak kekurangan seperti tahun lalu," kata salah satu pedagang daging sapi di Pasar Palmerah Jakarta Barat, Anto kepada Tempo, hari ini.
Anto, yang sudah berjualan daging sapi di pasar ini selama 30 tahun, menambahkan puncak penjualan daging sapi sudah terjadi kemarin, H-2 Lebaran. "Kemarin kami satu pasar potong 10 ekor. Kalau hari ini cuma 8 ekor," katanya.
Selain itu, para pedagang juga memotong sapi lokal dengan kualitas yang lebih baik menjelang Lebaran ini. Daging "Sapi Jawa" ini dibanderol dengan harga lebih mahal Rp 5-10 ribu dibanding sapi impor, blasteran atau lokal biasa yang sehari-hari dijual di pasar ini, yaitu di kisaran Rp 75-80 ribu. "Sapi Jawa makannya rumput, kalau yang impor dan balsteran makannya dedak. Jadi rasa dan aroma daging Sapi Jawa lebih enak dibanding yang biasanya," kata pedagang yang biasa mengoordinir penjualan daging sapi di Pasar Palmerah ini.
Anto menambahkan dibanding tahun lalu pembelinya lebih ramai. Dan stok hingga setelah Lebaran masih tersedia melimpah. "Saya saja masih sedia 30 ekor. Mungkin setelah Lebaran bisa turun Rp 1.000-5.000," katanya.
ARYANI KRISTANTI





