foto

TEMPO/Wahyu Setiawan

Giliran DPD Keukeuh Bangun 33 Gedung

TEMPO Interaktif, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman mengatakan pembangunan gedung baru DPD mutlak dilakukan. Ia optimis masyarakat tak akan protes, meskipun rencana pembangunan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat hujan kritikan.

"Beda dong, pembangunan gedung DPD dengan DPR. Kalau Gedung DPD kan memang sudah sangat dibutuhkan," kata Irman saat ditemui Tempo dalam open house di rumah dinasnya, Jalan Denpasar 8 Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu 11 September 2010.

Irman beralasan, gedung baru sudah mendesak untuk DPD. "Gedung itu harus ada di seluruh Indonesia. Kalau nggak, gimana cara kerjanya (anggota DPD)? Kami kan butuh staf ahli juga. Kalau DPR kan ada DPRD di seluruh daerah," ujarnya.

Ia optimis, masyarakat tak akan memprotes niat DPD, sebagaimana ditentangnya rencana pembangunan Gedung DPR senilai lebih dari Rp 1 triliun. "Yang dipersoalkan masyarakat kan gedungnya (DPR) mewah. Nah soal itu, harus dilihat kebutuhannya apa. Harus dijaga perasaan masyarakat. Agar gedung DPD tidak mewah, tapi fungsional."

Sebelumnya, Badan Urusan Rumah Tangga DPD berencana membangun gedung baru untuk DPD di seluruh provinsi. Per gedung ditaksir akan menelan biaya pembangunan sebesar Rp 30 miliar, atau total Rp 990 miliar untuk 33 provinsi.

Isma Savitri