Daging ayam. TEMPO/Prima Mulia
Topik
Daging Ayam dan Sapi Naik 200 Persen di Balikpapan
TEMPO Interaktif, Balikpapan - Harga daging Sabtu (11/9) hari ini terutama ayam dan sapi , bahan makanan paling dicari pada masa lebaran ini melambung hingga 200 persen dari hari hari normal.
"Harga daging ayam dan sapi mahal di pasar Balikpapan,” kata ibu rumah tangga Balikpapan, Noorhayatie saat ditemui di pasar sore di Batu Ampar.
Noorhayatie mengatakan harga daging ayam sekarang ini melambung jadi Rp75 ribu per ekornya dari harga normal hanya Rp25 ribu. Lonjakan harga, kata Noorhayatie juga terjadi pada bahan makanan daging sapi yang melambung jadi Rp 100 ribu dari per kilogramnya dari harga normal hanya Rp50 ribu. Meskipun kenaikan harganya tidak sedrastis harga daging ayam, menurutnya kenaikan sudah 100 persen dari penawaran hari hari normal.
Lonjakan harga daging ayam dan sapi ini diluar perkiraan Noorhayatie yang menyambut lebaran dengan berbagai hidangan makanan istimewa. Sehubungan mahalnya harga daging ayam dan sapi, dia mengaku “Daripada beli mahal segitu, saya hanya beli telor ayam saja. Meskipun juga naik, tapi masih terjangkau keuangan keluarga kami.”
Pantauan Tempo ke sejumlah pasar pasar Balikpapan menyebutkan kenaikan harga daging ayam dan sapi sudah mulai terjadi sejak H minus 1 sebelum lebaran. Harga harganya merangkak pelan pelan hingga tersebut sekarang ini.
Para pedagang menyebutkan kenaikan harga disesuaikan dengan permintaan masyarakat yang terus meningkat jelang hari lebaran. Sesuai hukum ekonomi, saat terjadi peningkatan permintaan berbanding positif dengan penawaran harganya.
"Karena permintaanya tinggi, harga juga disesuaikan,” papar Abdullah, pedagang pasar Batu Ampar.
Meskipun harga daging ayam dan sapi sudah disesuaikan, kata Abdullah permintaan pasar tetap tinggi untuk menyambut hari lebaran ini, hal yang menurutnya biasa terjadi setiap tahunnya pada perayaan Idul Fitri.
SG WIBISONO





