Berita Terkait
PBB Cabut Status Siaga V di Timor Barat
TEMPO Interaktif, Kupang - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencabut status siaga V dan menetapkan wilayah Timor Barat dengan status siaga I. Siaga I ini sangat berbeda dengan yang berlaku di Indonesia, karena tidak dalam kondisi rawan. Namun Siaga I ini mengandung arti kondisi di Timor Barat sudah aman dan kondusif.
Hal ini diungkapkan Komandan Korem (Danrem) 161/Wirasakti, Kupang, Kolonel (Arh) I Dewa Ketut Siangan di Kupang, Jumat (17/9).
Menurut dia, penetapan status Siaga V di Timor Barat selama ini, karena PBB menilai situasi Timor Barat tidak kondusif pasca terlepas Timor-Timur tahun 1999 lalu. Padahal, masyarakat kedua negara merupakan saudara yang memiliki bahasa dan adat istiadat yang sama.
Meski begitu, lanjutnya, masyarakat dan pemerintah di wilayah Timor Barat terus menjalin kemitraan yang baik sehingga status siaga V sudah diturunkan menjadi siaga I. "Memang perbedaan penafsiran siaga I antara PBB dengan dengan Indonesia berbeda. Tapi untuk siaga V yang ditetapkan PBB dicabut dan diganti siaga I," katanya.
Pencabutan status ini, kata dia, karena situasi di perbatasan Indonesia- Timor Leste saat ini sudah sangat kondusif. Penerapan Pas lintas batas (PLB) antara masyarakat perbatasan Indonesia-Timor Leste sangat membantu kunjungan kekeluargaan bagi warga negara Indonesia maupun warga Timor Leste.
"Memang beda negara, tapi kekeluargaan, adat istiadat tetap terjalin antara masyarakat yang ada di perbatasan kedua negara," katanya.
YOHANES SEO





