foto

Jonggol, Jawa Barat. TEMPO/ Komarul Iman

Jalan Calon Ibukota di Jonggol Dibangun  

TEMPO Interaktif, Bogor - Wacana Kecamatan Jonggol menjadi pusat pemerintahan negara Indonesia menggantikan Jakarta membuat Kabupaten Bogor berencana membangun jalan Poros Tengah-Timur sepanjang 42 kilometer dan lebar 30 meter.

Jalan yang dibangun dimulai dari Sirkuit Sentul di Kecamata Babakan Madang hingga Kecamatan Sukamakmur. Tujuannya, mendukung akses ke kawasan Jonggol Asri yang berisi empat kecamatan: Sukamakmur, Jonggol, Cariu, dan Tanjung Sari. Proyek Jalam Pores Tengah-Timur dibiayai dengan dana APBD.

"Ini respons kami atas wacana pemindahan ibukota negara," kata Bupati Bogor Rahmat Yasin seusai halal bihalal dengan jajarannya di Gedung Tegar Beriman siang ini.

Yasin menjelaskan, wacana perpindahan pusat pemerintahan ke Jonggol digulirkan sejak 10 tahun lalu seiring kajian oleh pemerintah pusat. "Tinggal keputusan politik dari pemerintah pusat."

Kepala Bappeda Kabupaten Bogor M. Zahirin mengatakan, pernah diundang oleh Dirjen Pembangunan Daerah Departeman Dalam Negeri untuk membicarakan feasibility study, pengukuran pemetaan, serta detail engenering desain. "Kalau itu sudah tuntas baru bisa bicara detail rencana pemindahan ibukota," ucapnya.

Diki Sudrajat