RI - Selandia Baru Sepakat Kerjasama Pertahanan

RI - Selandia Baru Sepakat Kerjasama Pertahanan

Panglima TNI Jendral Djoko Santoso saat acara pelepasan Kontingen Garuda dalam misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan di Mabes TNI, Jakarta (19/11). TEMPO/Subekti.

TEMPO Interaktif, Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso menerima kedatangan Panglima Angkatan Bersenjata Selandia Baru, Letjen Jeremiah Mateparae hari ini, Kamis 23 September 2010. Kunjungan ini diawali dengan upacara penghormatan militer di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Kepada Mateparae, Djoko menyampaikan penghargaan dan terimakasih atas bantuan personel, peralatan, dan pesawat angkut militer selama penanggulangan bencana alam di Aceh. Bantuan tersebut dinilai mampu meringankan penderitaan masyarakat setempat.

Selain itu, Djoko juga memberikan apresiasi atas partisipasi Angkatan Bersenjata Selandia Baru dalam kegiatan “Garuda Shield 2009”, yaitu latihan bersama negara-negara sahabat dalam rangka operasi perdamaian dunia yang diselenggarakan di Bandung, serta “Sail Bunaken 2009” yang diselenggarakan di Sulawesi Utara.

Pada akhir pertemuan, panglima kedua negara sepakat untuk meningkatkan kerjasama antar angkatan bersenjata yang selama ini sudah terjalin dengan baik. Keduanya sepakat membahas program kerjasama berupa Armed Forces to Armed Forces Talk antar angkatan atau matra.

Dalam kunjungannya, Mateparae didampingi oleh Athan Selandia Baru di Jakarta serta dua analis pertahanan, Caroline Mc. Queen dan Stacy Holland Belser. Sedangkan turut mendampingi Panglima TNI antara lain Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI J. Suryo Prabowo, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksdya TNI Soeparno, Kasum TNI Marsdya TNI Edy Harjoko, Asintel Panglima TNI Letjen TNI Rasyid Qurnuen Aquary, Kabais TNI Mayjen TNI Anshory Tadjudin, Wakapuspen TNI Brigjen TNI Setyo Sularso, serta Staf Khusus Panglima TNI Marsma TNI Prayitno.

Usai kunjungan ke Mabes TNI, Panglima Angkatan Bersenjata Selandia Baru beserta rombongan menuju ke Kementerian Pertahanan.


ADISTI DINI INDRESWARI
 

Komentar (1)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
2
0
Hidup TNI. Langkah-langkah konkret yang membaik, melakukan latihan dan/ atau kerjasama pertahanan dengan pihak manapun. Kita hidup berdampingan tidak bisa tidak. Kalau pun ada suara-suara sumbang, anggap saja suara dari yang belum sadar dan sembuh total. Bagaimana tidak Ketahanan Nasional harus didukung alutsista yang memadai. Selanjutnya TNI tidak dikotakan dan senantiasa disudutkan oleh HAM dan sejenisnya dllnya. Logikanya diminta menjaga kedaulatan tentu harus didukung alutsista, kesejahteraan dan dukungan politik yang cantik nan indah. Hidup TNI
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X