Pemerintah Daerah melakukan pengerukan di sungai Cikapundung, Bandung, Jawa Barat, (25/11). Sejak enam bulan terakhir telah dikeruk 1.240 m3 lumpur dan sampah. TEMPO/Prima Mulia
Sungai Cikapundung Direvitalisasi
TEMPO Interaktif, Bandung- Pemerintah Kota Bandung berencana merevitalisasi kawasan Sungai Cikapundung mulai dari Curug Dago hingga ke kantor PLN di Jalan Asia Afrika sepanjang 8 kilometer. "Pemerintah dalam 2 minggu ini akan membentuk tim kecil," kata Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda di Balai Kota, Kamis (30/9).
Ia menyatakan tim kecil tersebut akan bekerja untuk mengkoordinasikan, mensinkronkan dan memetakan progam- program pemerintah kota, provinsi dan pemerintah pusat dalam revitalisasi kawasan Sungai Cikapundung." Pada 2010 pemerintah menganggarkan sekitar Rp 300 juta untuk pengerukan sungai. Untuk 2011 akan dihitung berapa kebutuhannya," kata Ayi.
Sungai Cikapundung panjangnya sekitar 36 kilometer. Melewati tiga wilayah yakni Kabupaten Bandung Barat di hulu, Kota Bandung di Tengah dan Kabupaten Bandung di hilir. Pemerintah Kota Bandung sendiri baru akan melakukan perbaikan di jalur tengah sepanjang 8 kilometer."Untuk wilayah Curug Dago sampai ITB akan digunakan program EcoHydrologi dan Wilayah ITB sampai Asia Afrika dengan rekayasa teknik murni," ujarnya.
Ayi menjelaskan untuk rekayasa ekohydro karena kawasan Curug Dago sampai ITB relatif bersih sehingga dikawasan tersebut akan ditata dengan penambahan lima jenis pohon. Sedangkan kawasan ITB sampai dengan Hilir sungai yang bermuara di Cikapundung sudah menjadi septictank warga."Pemerintah akan membuat penampungan pembuangan air tinja komunal bagi masyarakat." ujarnya.
ALWAN RIDHA RAMDANI





