Jemaah Haji Kota Bogor Berangkat Senin Depan

Jemaah Haji Kota Bogor Berangkat Senin Depan

TEMPO/Dimas Aryo

TEMPO Interaktif, Bogor — Sebanyak 424 calon jemaah haji asal Kota Bogor yang masuk Kelompok Terbang (Kloter) 2 Nasional akan berangkat menuju Madinah, Senin 11 Oktober pekan depan. Rombongan ini tercatat sebagai kelompok pertama Kota Bogor yang berangkat untuk musim haji tahun ini.

Calon jemaah haji Kota Bogor tahun ini berjumlah 1.096 dibagi 4 kloter yakni kloter 2 berangkat menuju Embarkasi Bekasi Senin sepan pukul 10.00 WIB dari Mesjid Raya, Jalan Raya Pajajaran. Kloter 14 berjumlah 287 jamaah, berangkat, Sabtu 16 Oktober 2010, diberangkatkan pukul 19.30 wib masuk asrama haji Bekasi.

Berikutnya Kloter 55 berjumlah 424 jamaah, berangkat Sabtu 30 Oktober mendatang, pukul 11.00 wib, masuk asrama haji Bekasi pukul 14.00 wib. Terakhir Kloter 88 berjumlah 21 jamaah, berangkat Selasa 9 November, diberangkatkan pukul 04.00 wib.

Menurut Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Bogor H. Muchtar, seluruh jamaah calhaj Kota Bogor telah disiap diberangkatkan, setelah mengikuti bimbingan manasik melalui KBIH, Posbinsik (Pos Bimbingan Manasik) dan bimbingan manasik ditingkat Kota Bogor. "Insya Allah dengan bekal manasik telah diberikan para pembimbing, jamaah calhaj Kota Bogor di tanah suci nanti bisa melaksanakan ibadah dengan lancar,” kata H. Muchtar, Senin (4/10) sore.

Semua calon jamaah calhaj Kota Bogor akan berangkat dari Masjid Raya Bogor menuju Embarkasi Jawa Barat di Bekasi. Setiap keberangkatan jemaah haji akan diantar langsung oleh Walikota, Ketua DPRD dan Muspida Kota Bogor sampai Embarkasi Haji Jawa Barat di Bekasi.

Calon jemaah haji Kota Bogor termuda yakni Ertena Firliansyah bin Firmansyah (18 th), warga Jalan Bogor Baru Blok F Bogor Utara, yang tergabung dalam KBIH Yayasan Persaudaraan Haji Bogor (YPHB). Sedangkan jamaah tertua Kandar Soeprapto (81 th) warga Jalan Surajim no: 16 RT: III/ RW:I Kelurahan Semplak Kecamatan Bogor Barat yang tergabung dalam KBIH Baiturrahim.

DEFFAN PURNAMA


Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X