Topik
Puluhan Siswa SD Keracunan Susu Kadaluwarsa
TEMPO Interaktif, LUMAJANG - Sebanyak 60 siswa kelas I hingga kelas VI SD Pajarakan 02, Desa Pajarakan Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (5/10) dilarikan ke Puskesmas Randuagung.
Mereka mengalami keracunan setelah mengkonsumsi susu Milk Kuat serta kue yang terbuat dari tepung. Susu tersebut diduga kadaluwarsa. “Mereka mengeluh sakit perut dan muntah-muntah,” kata staf Tata Usaha Puskesmas Randuagung Sri Purwoningsih kepada TEMPO, Selasa siang ini. Mereka masih terus menjalani perawatan.
Minuman serta makanan tersebut adalah pemberian Kepala Desa Pajarakan Sugianto sebagai perwujudan program Pemberian Makanan Tambahan Siswa Sekolah (PMTAS).
Puya, 48 tahun, ibu dari Uswatun, 12 tahun, salah seorang siswa yang menjadi korban keracunan menjelaskan, anaknya langsung merasakan mual-mual, pusing, kemudian muntah. Uswatun, seperti juga siswa lainnya masih diinfus.
Sementara itu, Eni Sugianti, isteri Kepala Desa Pajarakan mengatakan, semula siswa akan diberikan susu sapi segar. Namun, karena khawatir mereka tidak suka, diganti dengan susu dalam kemasan.
Kepala Kepolisian Sektor Randuagung Ajun Komisaris Mochamad Sidiq mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan sampel susu kemaasan tersebut. Dia belum bisa memberikan penjelasan lebih terperinci dengan alasan sedang berada di lokasi kejadian.
Adapun Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang Wienhadno Adi Surya menyesalkan peristiwa tersebut. “Susu kadaluwarsa kok diberikan,” katanya. Dia membantah Dinas Pendidikan terkait program PMTAS. Sebab program tersebut dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Lumajang. DAVID PRIYASIDHARTA.





