Korban Tewas Akibat Banjir Wasior, 153 orang


TEMPO Interaktif, Teluk Wondama - Hingga Rabu (13/10) sore, jumlah korban banjir bandang di Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat telah mencapai 153 tewas. Jumlah hilang dan luka masih diverifikasi Posko Penanggulangan Banjir Wasior.


“Jumlahnya 153 tewas, saat ini masih diverifikasi yang hilang dan luka-luka,” kata Koordinator Penanggulangan Banjir Wasior Letkol Kav Edward Sitorus, Rabu (13/10).

Edward Sitorus mengatakan, salah satu korban banjir ditemukan setelah sebuah keluarga melapor ke Posko Penanggulangan Banjir Wasior. “Dari laporan itu baru kita pergi cari jenazahnya, setelah itu ada ditemukan lagi beberapa tewas yang tertimbun lumpur,” ujarnya.

Pencarian terhadap korban tewas masih terus dilakukan dalam langkah tanggap darurat saat ini. Selain pencarian korban, dalam masa tanggap bencana hingga 18 Oktober mendatang, pemerintah akan membangun perumahan penduduk, fasilitas umum dan jalan serta pendirian gedung sekolah darurat.

“Esok pencarian kembali dikerjakan. Kami berharap semua korban tewas bisa ditemukan secepatnya.”

Banjir menerjang Wasior Senin 4 Oktober lalu sekitar pukul 07.00. Banjir setinggi tiga meter turun dari Pegunungan Wondiboi dan menghancurkan pemukiman penduduk.

JERRY OMONA

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul = ; $foto_slide_judul =
Wajib Baca!
X