DPRD Balikpapan dan Pengembang Berdamai, Proyek Perumahan Elit Dilanjutkan

TEMPO Interaktif, Balikpapan: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan Kalimantan Timur telah menyetujui rencana pembangunan perumahan elite Citra Bukit Indah. Persetujuan ini disepakati setelah dewan bertemu dengan manjemen Ciputra sebagai pengembang dari perumahan itu. Pertemuan ini difsilitasi pemerintah Balikpapan. “Ada kesalahpahaman antara DPRD dengan Ciputra,” kata Ketua Komisi Tiga DPRD Balikpapan, Sappe, Kamis (14/10).

Pekan lalu, Dewan  meminta proses pembangunan perumahan Citra Bukit Indah dihentikan sebab pengembang belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Padahal Dewan sudah memperingati pengembang sejak Juli lalu. Peringatan itu menyusul hasil inspeksi yang dilakukan anggota dewan. 

Menurut Sappe, saat itu diketahui,  IMB tidak keluar karena  pengembang juga masih terganjal izin analisa dampak lingkungan (amdal) sehubungan sedimentasi bendungan pengendali  banjir III Balikpapan. Seharusnya pengembang membersihkan sedimentasi bendungan, melakukan  penghijauan kawasan, dan mengembangkan konsep perlindungan lingkungan. 

Namun setelah dewan bertemu dengan pengembang hari ini, kata Sappe, ternyata pengembang sudah memenuhi syarat-syarat yang diajukan meski belum mengantongi IMB. “Pemerintah Balikpapan tidak memberitahukan kepada dewan bahwa Ciputra telah melaksanakan sesuai ketentuan," kata Sappe. "Karen itu, saat papan pelarangan dicabut tanpa ada pemberitahuan kepada dewan, ini jadi masalah.”

General Project Ciputra, Alfa mengatakan hasil pertemuan dengan dewan itu  cukup melegakan investor.  Meskipun  proyek sempat dihentikan, hal itu tidak menjadi kerugian materiil bagi Ciputra.

Menurut Alfa, Ciputra merupakan salah satu pelopor pembangunan perumahan berkonsep lingkungan. Dari luasan lahan perumahan Citra Bukit Indah,  hampir setengahnya diperuntukan bagi kawasan hijau. “Kami ini jadi pelopor pembangunan berwawasan lingkungan,” ujarnya. Proyek perumahan seluas 21 hektare tersebut merupakan kerjasama antara pengusaha lokal dan Ciputra.

SG WIBISONO