Kapolri Komjen Pol. Timur Pradopo (kiri) bersalam komando dengan pejabat lama Kapolri Jenderal Pol. Bambang Hendarso Danuri seusai acara pelantikan Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Jumat (22/10). ANTARA/Widodo S. Jusuf
Topik
Infografis
Timur Pradopo Resmi Jadi Kapolri
TEMPO Interaktif, Jakarta - Komisaris Jenderal Timur Pradopo kini telah resmi menjadi pucuk pimpinan Kepolisian. Sore ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melantiknya di Istana Negara. Dipandu Yudhoyono, Timur mengucapkan sumpah jabatannya, yang menggariskan ia haram menerima gratifikasi dan harus setia pada negara.
"Saya tidak akan menerima suatu hadiah atau pemberian berupa apa saja dari siapapun juga, yang saya tahu atau patut atau dapat mengira memiliki hubungan dengan jabatan saya," ujar Timur di Istana Negara, Jumat (22/10).
Setelah pelantikan ini, Timur masih harus menunggu serah terima jabatan dengan Kapolri sebelumnya, Jenderal Bambang Hendarso Danuri. Saat serah terima itulah Timur menambah satu bintang di pundaknya dan menjadi Jenderal pula.
Seusai dilantik, Timur tak banyak bicara. "Kita melanjutkan apa yg telah menjadi rencana strategis 2010 - 2014. Kita membangun kemitraan dan terus memantapkan kepercayaan masyarakat," katanya ketika ditanya mengenai program kerjanya nanti. Setelah menjawab empat pertanyaan lain dari juru warta, ia bergegas pergi. "Terima kasih ya," ucapnya.
Saat ditanya lagi tentang penyelesaian kasus rekening gendut, ia merespon dengan kalimat serupa, "Terima kasih, terima kasih Dik ya." ujarnya
BUNGA MANGGIASIH





