foto

REUTERS/Stringer

Badan Meteorologi Medan Deteksi Titik Api di Sumatera Utara  

TEMPO Interaktif, Medan - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan, Sumatera Utara, mendeteksi titik api di Kabupaten Mandailing Natal. Meski kurang dari sepuluh titik api, warga diminta waspada.

“Kami belum tahu apakah itu sudah terbakar atau belum, karena pantauan dari kemarin hingga hari ini melalui satelit,” jelas Kepala Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah I Medan, Hendra Suwarta, Jumat (22/10) sore.

Menurut Hendra, titik api di Kabupaten Mandailing Natal belum berbahaya. “Harus diwaspadai, dan masyarakat diminta tidak membakar hutan,” kata Hendra.

Hendra menegaskan, sampai Jumat sore, titik api yang sangat banyak masih terjadi di Provinsi Riau dan Sumatera Selatan. Kabut asap dari kebakaran di dua provinsi itu, kata Hendra, belum berpengaruh ke wilayah Sumatera Utara. “Pantauan hari ini, belum ada pengaruh. Di Kota Medan saat ini itu masih awan, belum ada asap,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Chandra Syafei, menganjurkan masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah. “Dianjurkan menghindari kontak dengan udara luar dengan menghindari bepergian yang tidak perlu, juga memakai masker dan perlindungan mata,” tulis Chandra dalam pesan singkat yang diterima Tempo, Jumat sore.

SOETANA MONANG HASIBUAN