Menteri Kesehatan Sidak Pelayanan Pasien Jamkesmas

TEMPO Interaktif, Jakarta - Menteri Kesehatan Endang R. Sedyaningsih hari ini (25/10), melakukan inspeksi mendadak ke rumah sakit Cipto Mangungkusumo Jakarta. Sidak ini untuk melihat bagaimana proses pelayanan yang diberikan untuk pasien Jamkesmas. 


Begitu tiba, Menkes diikuti oleh belasan wartawan dan pegawai Kemenkes mendatangi ruang unit gawat darurat. Di ruangan tersebut yang terdiri dari sekitar 20 pasien, Menkes menghampiri tiga pasien yang berbeda yang memiliki kartu Jamkesmas.

Dokter Kepala UGD RSCM Dr.Dohar L. Tobing mengatakan bahwa pasien yang dibawa ke ruangan tersebut adalah pasien yang menunggu untuk dibawa ke rawat inap karena ruangan yang belum tersedia. Ia mengungkapkan sebagian besar pasien yang dibawa ke UGD merupakan pasien dengan kartu Jamkesmas.

"Hampir semua jamkesmas, yang di sini belum dibawa ke kamar mungkin karena administrasinya belum selesai dan mereka tetap harus mengikuti prosedur," kata Dohar yang mengaku tidak mengetahui akan ada sidak oleh Menkes hari ini.

Menkes pun mengingatkan, "Jangan ditunggu. Walaupun belum selesai persyaratannya, pas ada kosong, langsung ditempatkan,"ucap Endang.

Salah satu pasien yang dihampiri Endang adalah Sri Rianti, 36 tahun, penderita asma. Sri, ditemani suaminya, dibawa ke RSCM tadi pagi. Ia pun menyatakan tidak menemui kesulitan administrasi. Namun ia mengeluhkan lambatnya proses pelayanan medis. 

Setelah melihat ruang UGD, Menkes melanjutkan sidak ke ruangan pendaftaran pasien Jamkesmas. Di ruangan tersebut terlihat antrean keluarga pasien yang memiliki kartu Jamkesmas ataupun Gakin yang hendak mendaftarkan pasien untuk dilanjutkan proses pengobatannya.

Di ruangan tersebut, Menkes dihampiri oleh seorang ibu-ibu yang mengeluhkan dirinya harus membayar Rp 1 juta untuk melakukan cuci darah karena dirinya tidak memiliki Jamkesmas. Ia hanya punya surat keterangan tidak mampu. 

Mengetahui hal tersebut, Menkes segera mengingatkan pihak rumah sakit untuk tidak dulu meminta bayaran tapi segera melakukan tindakan medis. Pihak rumah sakit juga berjanji untuk tidak mengulur proses administrasi pasien Jamkesmas.

Sidak yang berlangsung sekitar satu jam tersebut diakhiri dengan pemeriksaan di ruangan rawat inap pasien. Di ruangan tersebut Menkes kembali mengingatkan agar tindakan medis tidak diperlambat terhadap pemilik kartu Jamkesmas.

RIRIN AGUSTIA