Topik
Infografis
Kabupaten Jember Waspadai Wabah Demam Berdarah
TEMPO Interaktif, Jember - Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam sebulan terakhir terakhir diduga kuat sebagai salah satu penyebab timbulnya wabah penyakit Demam Bedarah Dengue (DBD) di daerah ini.
Data Dinas Kesehatan Kabupaten Jember menyebutkan, sejak Januari hingga bulan Oktober ini tercatat ada 1420 kasus DBD di Kabupaten Jember. Tujuh orang meninggal dunia akibat penyakit ini. "Karena itu kami minta warga waspada," kata Humas Dinas Kesehatan Jember, Yumarlis, Senin (25/10) siang.
Menurutnya, saat ini 31 kecamatan di Jember dinyatakan rawan terserang DB. Yumarlis mengatakan, kasus DB bulan ini diprediksi naik karena curah hujan cenderung semakin tinggi. "Biasanya kasus DB akan mencapai puncaknya di bulan Desember, Januari dan Februari, karena waktu itu puncaknya musim hujan," ujarnya.
Kepala Humas Rumah Sakit Daerah Dr.Soebandi Jember, Judi Nugroho, mengatakan, sejak bulan September lalu hingga kini, sedikitnya 40 pasien DBD dirawat di rumah sakit tersebut. "Sebagian besar pasien kasus demam berdarah anak-anak,"katanya.
Mulai awal bulan lalu, kata Yumarlis, petugas Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Penyehatan Lingkungan (P2PPL) Dinas Kesehatan Jember, telah melakukan ratusan kali foging (pengasapan) di sejumlah wilayah tersebut. “Ini untuk memutus mata rantai penularan deman berdarah,” katanya.
Mahbub Djunaidy





