Topik
Ratusan Siswa Telantar, Dewan Panggil Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang
TEMPO Interaktif, Tangerang - Komisi II Bidang Pendidikan DPRD Kabupaten Tangerang meminta pertanggungjawaban Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang terkait telantarnya 270 siswa Sekolah Dasar Negeri Tanjung Pasir II, Kecamatan Teluk Naga.
”Kami akan panggil Dinas Pendidikan dalam pekan ini juga,” ujar anggota Komisi II Muchlis kepada Tempo, hari ini (26/10).
Menurut Muchlis, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas terganggunya proses belajar-mengajar siswa-siswi sekolah itu sejak tiga bulan terakhir ini. Para siswa harus belajar di tenda darurat yang dipasang di depan rumah seorang warga, sementara bangunan sekolah mereka direnovasi.
”Hal seperti ini tidak dibenarkan. Semestinya sebelum gedung sekolah direnovasi, para siswa harus diberikan tempat belajar sementara yang layak,” ujar anggota Dewan dari PDIP ini.
Muchlis menilai masalah ini menandakan buruknya koordinasi antara Dinas Pendidikan, tim teknis dan kontraktor sekolah.
Selain meminta pertanggungjawaban Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Komisi II yang telah melakukan sidak lapangan mencium kejanggalan dan indikasi pelanggaran dari proyek pembangunan gedung sekolah itu.
Kejanggalan tersebut di antaranya, menurut Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Safri, di lapangan ditemukan anggaran pembangunan gedung sekolah itu tidak diketahui besarnya dan sumber anggaran dari mana. ”Di papan proyek sama sekali tidak dicantumkan,” katanya.
Bahkan, ia melanjutkan, pihak sekolah sama sekali tidak tahu siapa kontraktor pembangunan sekolah dan kemajuan tahapan pembangunan yang sedang berlangsung tidak pernah diberitahukan ke pihak sekolah.
”Kepala sekolahnya saja bingung kepada siapa menanyakan kapan sekolah mereka selesai dibangun,” kata anggota Dewan dari PKS ini.
Pembangunan sekolah yang dikerjakan oleh CV Bintang Selatan itu dikerjakan sejak tiga bulan lalu dan masa pengerjaannya dilakukan selama 90 hari. ”Waktu pembangunan sepertinya sudah lewat, tapi sampai saat ini pasang atap saja belum,” kata Safri.
Menurutnya, ada ketentuan yang dilanggar oleh kontraktor pembangunan sekolah itu dan tim teknis perencanaan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.
Sebanyak 270 siswa SDN Tanjung Pasir II, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, sejak tiga bulan terakhir ini terpaksa mengikuti proses belajar-mengajar di tenda darurat beratapkan kain terpal. Tenda darurat itu didirikan di halaman rumah Yusuf, warga Kampung Gaga RT 01 RW 03, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
Kondisi memprihatinkan ini terjadi sejak sekolah mereka direnovasi sebelum bulan Ramadan lalu.
JONIANSYAH





