Baru Dilantik, Bupati Malang Siap Tancap Gas

TEMPO Interaktif, MALANG - Bupati Malang periode 2010-2015 Rendra Kresna mengatakan, dia bersama pasangannya sebagai Wakil Bupati Ahmad Subhan bisa langsung bekerja alias tancap gas tanpa melalui proses belajar terlebih dahulu.

”Saya melanjutkan program kepemimpinan terdahulu yang ikut saya susun sebagai wakil bupati,” kata Rendra usai dilantik oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah setempat, Selasa (26/10).

Dengan berbagai pengalaman jabatan yang oernah disandangnya, Rendra siap menjalankan pemerintahan dengan memprioritaskan tiga masalah utama, yakni penataaan infrastruktur, kesehatan, dan masalah kepegawaian.

Rendra pernah menjadi anggota dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang 1999-2005, kemudian wakil bupati periode 2005-2010. Saat ini Rendra masih menjabat Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kabupaten Malang serta Ketua Dewan Pimpinan Daerah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Kabupaten Malang.

Dalam bidang infrastruktur, Rendra akan mempercepat realisasi proyek tol Malang-Pandaan, jalan lingkar selatan, jalan lingkar barat Kota Kepanjen, dan Pelabuhan Perikanan Nusantara di Pantai Sendangbiru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Sedangkan di bidang kesehatan, dia menjamin seluruh keluarga miskin masuk dalam program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

Adapun dalam bidang kepegawaian, dilakukan penataan ulang posisi dan jabatan sebagai bagian dari reformasi birokrasi. “Banyak sekali pegawai menempati posisi maupun jabatan yang tidak sesuai dengan kompetensinya sehingga perlu dilakukan mutasi.”

Sejumlah tokoh penting hadir dalam acara pelantikan. Di antaranya Ketua Dewan Penasihat DPP Partai Golkar Akbar Tandjung, Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie, Pendiri SOKSI (Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia) Suhardiman.

Tampak juga Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) V Brawijaya Mayor Jenderal Gatot Normantyo, Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Brigadir Jenderal Muhammad Munir, Komandan Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh Marsekal Pertama Agus Dwi Putranto, serta sejumlah bupati dan wali kota. ABDI PURMONO.