foto

Pramono Anung. TEMPO/Dwi Narwoko

Pramono Menduga Obama Juga Akan Bahas Soal Freeport  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Kedatangan Barrack Obama ke Jakarta tentunya membawa kepentingan tertentu yang terkait masalah Indonesia. Namun hingga hari ini agenda soal kedatangan presiden Amerika Serikat belum diumumkan secara resmi.


Politisi PDIP Pramono Anung menilai memang ada beberapa kepentingan yang harus kembali dibicarakan antara indonesia dengan Amerika Serikat. "Yang belum selesai saat ini dan paling utama adalah masalah kontrak karya Freeport," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (4/11).

Pramono menduga ada agenda pembicaraan soal perpanjangan kontrak Freeport dalam kunjungan Obama ke Jakarta. Sebab hingga saat ini belum ada kejelasan soal perpanjangan kontrak karya yang memang harus diperpanjang. "Belum lagi soal tumpang tindih lahannya dengan kawasan hutan yang masih menjadi masalah," katanya.

Agenda soal Freeport, kata Pramono, seharusnya memang menjadi agenda utama antara pemerintah indonesia dengan pengusaha Amerika. Diharapkan pemerintah Indonesia tidak terpengaruh dengan tekanan dari siapapun. "Sebab soal masalah harga diri bangsa," ujarnya.

Harapan yang sama diungkapkan oleh Ketua MPR, Taufik Kemas yang menyatakan kedatangan Obama ke indonesia merupakan kesempatan baik bagi pemerintah Indonesia untuk duduk bersama. "Berbicara soal urusan yang baik bagi dua negara," ujarnya.

Taufik mengatakan, MPR hingga hari ini belum mengetahui apakah lembaga tertinggi negara itu juga memiliki kesempatan untuk bisa bertemu dengan orang nomor satu di Amerika Serikat itu. "Undangannya belum ada," ujarnya.

SANDY INDRA PRATAMA