TEMPO/Dimas Aryo
Topik
Sriwijaya Air Stop Terbang ke Yogya Selama Dua Hari
TEMPO Interaktif, Jakarta - Maskapai penerbangan Sriwijaya Air akhirnya memutuskan untuk menutup sementara selama dua hari mulai 7-8 November semua penerbangan ke dan dari Yogyakarta, Semarang, Solo, dan Bandung. Hal tersebut mengingat kondisi efek abu vulkanik Gunung Merapi yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan wilayah Pulau Jawa.
Namun, jika memungkinkan Sriwijaya tetap akan memberangkatkan peswat denan nomor penerbangan SJ 221. Keputusan tersebut diambil untuk menjaga keselamatan penerbangan. "Selanjutnya akan dibentuk tim pemantau untuk melihat perkembangan ke depan," kata Toto Nursatyo, Direktur Niaga Sriwijaya Air, dalam pesan pendeknya kepada Tempo, Ahad (07/11).
Keputusan Sriwijaya itu menambah deretan maskapai penerbangan yang menutup sementara rutenya ke Yogyakarta. Sebelumnya PT Garuda Indonesia menunda penerbangan ke Yogyakarta hingga 9 November. "Sampai sekarang bandar udara di Yogyakarta, Adi Sutjipto, belum bisa didarati," kata Pujobroto, Vice President Corporate Communications Garuda.
Penundaan penerbangan Garuda dari Jakarta ke Yogyakarta sebanyak 8 penerbangan dan dari Denpasar ke Yogyakarta sebanyak 2 penerbangan ini mulai berlaku pada 7-9 November. Total ada 10 penerbangan yang ditunda ke Yogyakarta. Penundaan berikutnya masih akan melihat perkembangan di Yogyakarta.
BOBBY CHANDRA





