Topik
Stok Obat Puskesmas di Pulau Sapeken Habis
TEMPO Interaktif, SUMENEP - Sudah sepekan terakhir Puskesmas dan Puskesmas pembantu di Kecamatan Pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, tidak bisa melayani masyarakat karena kehabisan stok obat-obatan.
"Berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari tenaga medis Puskesmas, infus dan oksigen juga habis," kata anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumenep asal wilayah kepulauan, Dul Siam, Selasa (16/11).
Dul Siam berharap Dinas Kesehatan Sumenep segera mengambil langkah cepat, karena kekurangan obat bisa berdampak buruk bagi warga. Apalagi kenyataannya Puskesmas terpaksa menolak sejumlah pasien yang akan berobat.
"Kalau di wilayah daratan, jika stok obat habis bisa segera dicari. Tapi karena terjadi di Puskesmas di wilayah kepulauan, karena stoknya habis, ya, habis. Tidak mudah mengatasinya. Ini masalah serius," ujarnya.
Kepala Bidang Farmasi dan Promosi Dinas Kesehatan Sumenep Chusnul Arif mengakui hingga kini stok obat untuk pulau Sapeken belum dikirim dan masih menumpuk di gudang Dinas Kesehatan.
Menurut Chusnul, pengiriman belum dilakukan karena proses administrasi pengeluaran obat belum selesai. "Pengiriman obat menunggu proses administrasi selesai," paparnya.
Chusnul mengatakan, menyelesaikan proses administrasi lebih dahulu penting agar tidak muncul masalah kemudian hari yang bisa berhadapan dengan hukum. Dia memastikan cadangan obat di setiap Puskesmas di pulau Sapeken aman dan tidak habis seluruhnya. "Kami tidak mau berhadapan dengan hukum, kami mohon bersabar," ucapnya. MUSTHOFA BISRI.





