5500 Warga Jatim Terima Daging Kurban dari Warga Singapura
Pemotongan hewan kurban. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo
Topik
TEMPO Interaktif, Pasuruan = Sebanyak 5500 warga Pasuruan, Probolinggo dan Madura, Jawa Timur menerima daging qurban yang diberikan oleh masyarakat muslim Singapura. Walaupun seluruh proses pemotongan hewan kurban tersebut dilaksanakan di Desa Ketimang, Kecamatan Rembang, Pasuruan. Namun, pembagiannya disebarkan di beberapa tempat di daerah tapal kuda.
“Tahun ini, adalah kali kelima masyarakat muslim Singapura melaksanakan ibadah kurban di Pasuruan” Jelas Firdaus Masruhen, ketua LSM “Ibadah.org” yang mengorganisir kegiatan tersebut.
Menurut Firdaus, jumlah hewan kurban yang diberikan kepada masyarakat Pasuruan dan sekitarnya cenderung meningkat. “Untuk tahun ini, kami berhasil mengumpulkan 945 kambing dan 13 sapi untuk diberikan kepada yang berhak”, ujar Firdaus.
Daging kurban ini, kata dia, akan diberikan kepada orang yang berhak menerimanya dengan dipusatkan di beberapa tempat, diantaranya Desa Ketimang, Kecamatan Rembang Pasuruan, korban lumpur Lapindo di Sidoarjo, mualaf, yatim piatu dan fakir miskin daerah Tosari, Bromo, Pesantren Ulul al-bab, Gending Probolinggo, Darul Aitam, Darul-Ulum di Madura, dan Yayasan Raudlatus Shalaf, Bangil, Pasuruan.
Proses Pembagian daging kurban sendiri berjalan dengan tertib. Setelah petugas dari Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan menyatakan daging kurban tersebut sehat dan layak dikonsumsi, 100 lebih petugas mulai memberikan daging kurban dengan dibantu 15 petugas keamanan dari Koramil Rembang dan masyarakat.
“Pembagian hewan kurban ini adalah wujud persaudaraan warga muslim Singapura sebagai sesama muslim, sekaligus saudara serumpun” kata Firdaus.
MASRUR

