Setahun, 620 Kasus Kekerasan Perempuan Terjadi di Jawa Tengah


TEMPO Interaktif, Semarang - Legal Resources Center untuk Keadilan Jender dan HAM Jawa Tengah (LRCKJHAM) mencatat terdapat 620 kasus kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di Jawa Tengah dalam kurun waktu November 2009 hingga Oktober tahun ini. Kasus tersebut menimbulkan jumlah korban sebanyak 1.106 orang perempuan dengan 55 orang perempuan di antaranya meninggal dunia.

Direktur LRC KJHAM Jawa Tengah Evarisan menyatakan, jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan tahun ini meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. "Pada 2009, jumlah kasus sebanyak 614 kasus dengan jumlah korban 1091 dan 48 diantaranya meninggal dunia," katanya di sela-sela memperingati Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, di Semarang, Kamis (25/11).

Parahnya lagi, kata dia, para pelaku kekerasan terhadap perempuan ada yang berlatarbelakang aparat negara seperti polisi, tentara, kepala dinas, pengusaha dan lain-lain.

Evarisan mengakui data jumlah kasus kekerasan tersebut bisa saja bukan angka kekerasan yang sesungguhnya. Sebab, kasus kekerasan terkadang tidak terungkap ke publik.

Sejak tahun 1991, Woman’s Global Leadership telah mencetuskan “Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan” yang dilakukan setiap tanggal 25 November – 10 Desember. Para penggiat Hak Asasi Manusia di dunia menggalang solidaritas serta dukungan masyarakat untuk bersama-sama memerangi kekerasan terhadap perempuan.

Dalam aksi kali ini, para aktivis perempuan di Jawa Tengah mendesak agar pemerintah segera menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan.

ROFIUDDIN

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X