Berita Terkait
- Menteri Mari Akan Perketat Pengawasan Makanan Berformalin
- Soal Temuan Makanan Berformalin dan Borak, Ini Kata Hypermart
- Lima Jenis Makanan Ini Mengandung Formalin dan Borak
- Ditemukan, Makanan Berformalin dan Borak di Hypermart Thamrin City
- Jakarta Utara Gandeng Jakarta Pusat Berantas Produk Berformalin
Topik
Penjual Usus Berformalin Dicurigai Bersembunyi
TEMPO Interaktif, Jakarta - Kepala Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Barat, Kusdiana, curiga para penjual usus ayam berformalin bersembunyi setelah kasus usus berformalin 650 kilogram ditemukan di Tambora.
"Setelah ada kasus, mereka biasanya ketakutan dan tidak menjalankan bisnisnya dulu," ujarnya ketika dihubungi via telepon, siang ini (27/11). Karena itu, lanjut Kusdiana, saat diadakan razia banyak yang tidak terdeteksi.
Terungkapnya kasus bisnis usus ayam berformalin membuat suku dinas Peternakan di beberapa wilayah Jakarta langsung bergerak melakukan razia. Hasilnya 4,5 kilogram usus berformalin ditemukan di Jakarta Pusat dan 20 kilogram di Jakarta Selatan.
Sudin Peternakan dan Perikanan Jakarta Barat sendiri juga tadi malam bergerak menyisir penjualan usus di Pasar Pesing. Hasilnya, berdasarkan ciri fisik usus yang diperiksa, sejauh ini belum ditemukan usus berformalin. "Namun untuk lebih akuratnya, kita masih menunggu hasil laboratorium," ujar Kusdiana menambahkan.
Kusdiana berjanji pihaknya masih akan meneruskan pengawasan terhadap produk hewani berformalin. "Ketika mereka sudah mulai lupa dan kembali berjualan, itu menjadi saat yang tepat untuk bergerak," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, 650 kilogram usus ayam berformalin ditemukan beredar di Pasar Tambora. Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Barat kemudian menciduk LTF, pengusaha barang terlarang ini yang sudah menjalankan usahanya selama tiga tahun.
RATNANING ASIH





