Topik
Pemerintah Kota Makassar Berikan IMB Gratis
TEMPO Interaktif -- @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } -->, Makassar - Pemerintah Kota Makassar memberikan sebanyak 403 izin mendirikan bangunan (IMB). Pemberian reward itu karena penerimaan pajak dari IMB melampaui target. Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan Makassar, Andi Oddang Wawo mengatakan, hingga triwulan keempat 2010, pemerintah kota menerima Rp 21,5 miliar dari pajak IMB. Jumlah ini melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 20 miliar. ”Hingga November ini, kelebihan penerimaan mencapai Rp 1 miliar,” kata Oddang di sela-sela sosialisasi IMB Gratis di Makassar, Selasa (30/11).
Bahkan, Oddang memperkirakan, kelebihan penerimaan pajak IMB ini bakal meningkat hingga akhir Desember. Yakni, sebesar Rp 3 miliar. Oddang mengungkapkan, ide program ini bermula ketika wali kota Makassar menantang dinas tata ruang. Kala itu, dinas melaporkan bahwa penerimaan pajak IMB melebihi target.
Adapun Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin menyambut positif program IMB gratis. “Berkaitan dengan ulang tahun kota Makassar ke 403 tahun, pemerintah memberikan 403 IMB gratis,” kata Ilham dalam sambutannya. Program IMB gratis ini, dia melanjutkan, diharapkan dapat diterapkan ke seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD). “Program ini diharapkan menjadi motivasi SKPD,” ujarnya. ”Program IMB gratis ini agar masyarakat bisa menikmati layanan pemerintah.”
Ilham mengatakan, calon yang boleh mendaftar program IMB gratis adalah masyarakat yang akan membangun rumah tinggalnya tidak lebih dari 100 meter. Ilham mengatakan, pemerintah hanya akan mengeluarkan IMB gratis sebanyak 403 buah. “Bila sudah tercapai, otomatis program ini ditutup,” ujar Ilham.
Oddang menambahkan, pada 2007 dinas tata ruang pernah memberikan IMB gratis sebanyak 400 izin. “Program IMB gratis pada 2007 bukan karena pelampauan target penerimaan, tapi hadiah kepada masyarakat,” katanya. Dia mengatakan, untuk tahun 2011 diupayakan ada lagi program IMB gratis. “Kami akan jadikan IMB gratis ini sebagai agenda tahunan,” katanya.
Aristofani Fahmi





