Topik
Mahasiswa Dirampok di Depan Universitas Pasundan
TEMPO Interaktif, Bandung - Perampok bersenjata golok dan pistol beraksi di depan kampus Universitas Pasundan Bandung Jalan Tamansari Kota Bandung, Rabu (1/12) malam sekitar pukul 23.30 WIB.
Pelaku membacok korban, Hermandani, 23 tahun, mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Islam Bandung. Mereka juga merampas telepon genggam milik korban.
Korban menderita luka bacokan golok di dahi memanjang ke alis kanan. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Borromeus oleh petugas pengamanan kampus Unpas.
Agus, 40 tahun, petugas pengamanan kampus Unpas menuturkan, peristiwa terjadi antara pukul 23.00 dan 23.30 di seberang pos tempatnya berjaga. Saat itu korban tengah melenggang sambil menelepon di tepi Jalan Tamansari bawah ke arah Universitas Islam Bandung.
Tiba-tiba dari arah belakang korban, datang dua pelaku yang menunggang sepeda motor. Ketika sampai di samping korban, pelaku yang duduk di belakang langsung berupaya merebut telepon genggam korban.
Korban saat itu tak langsung menyerah. Hermandani mencoba melawan sehingga sempat terjadi rebutan telepon genggam sampai sepeda motor pelaku oleng. "Si penjambret yang duduk dibonceng lalu loncat dari motor sambil membacokkan golok ke muka korban. Saat itulah korban teriak tolong, tolong ada maling, maling!," tutur Agus saat ditemui di posnya Kamis (2/12) dinihari.
Agus mengatakan, dia bersama dua petugas lain yang sedang berjaga baru menyadari adanya perampokan saat korban berteriak. "Tapi pas saya coba mendekat, pelaku yang duduk di depan langsung mengacungkan pistol ke arah saya," kata dia. Pelaku yang sudah berhasil merampas telepon genggam korban langsung kabur ke arah Jalan Tamansari.
Agus lalu membawa Hermandani ke Rumah Sakit Borromeus. Ia juga melaporkan kasus perampokan itu ke polisi patroli dari Kepolisian Resor Kota Besar Bandung. "Kami tak sempat lihat plat nomor motor pelaku. Korban juga tak sempat lihat, waktu saya tanya," ujar Agus.
Erick P. Hardi





