KH Anwar Iskandar. TEMPO/Hariyanto
Topik
Akun Facebook Kiai Palsu Bermunculan
TEMPO Interaktif, Kediri - KH Anwar Iskandar mengatakan, sebuah akun facebook bertitel KH Anwar Iskandar yang ditemukannya di dunia maya adalah palsu. Dia menegaskan hingga kini dirinya tidak pernah membuat akun tersebut. Hal ini cukup membuat Gus War resah karena akun tersebut telah memiliki 226 teman dengan sebagian besar pengurus partai Islam, anggota Dewan Perwakilan Rakyat, pejabat, hingga ulama. “Ini membahayakan saya,” kata Gus War kepada Tempo, Senin (6/12).
Selain profil KH Anwar Iskandar, akun facebook tersebut berisi sejumlah informasi tentang Pondok Pesantren Al Amin yang dipimpin lengkap beserta fotonya. Bahkan salah satu foto terdapat gambar Gus War yang tengah terbaring sakit di rumah sakit dijenguk Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan wakilnya Syaifullah Yusuf. Pada keterangan foto tertulis “ketika aku sakit pak gubernur pun datang padaku”.
Gus War menegaskan jika foto-foto tersebut dengan mudah didapat pembuat akun dari orang lain. Bahkan menurut dia sejumlah foto pondok pesantren yang terpampang di facebook itu bisa didapat dari internet.
Dia berharap masyarakat tidak mempercayai facebook tersebut. Apalagi jika suatu saat akun tersebut dipergunakan untuk menyampaikan sebuah informasi kepada publik. “Jangan ada yang percaya,” kata Gus War.
Untuk mencegah hal itu, saat ini Gus War telah meminta bantuan putrinya untuk membuat facebook dengan akun yang sama. Hanya saja akun tandingan ini hanya berisi pemberitahuan jika KH Anwar Iskandar tidak pernah membuat facebook.
Selain Gus War, sebuah akun facebook yang mengatasnamakan KH Idris Marzuki juga ditemukan di dunia maya. Bahkan akun ini telah menjalin pertemanan dengan lebih dari 700 orang. Hal ini bisa dimaklumi karena sosok Kyai Idris cukup populer.
Apalagi sejumlah koleksi fotonya juga menampilkan Kyai Idris tengah berdampingan dengan mantan Panglima Komando Daerah V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Soewarno, Gubernur Jatim Soekarwo dan wakilnya Syaifullah Yusuf, pertemuan ulama yang membahas pencalonan Ketua Umum Nahdlatul Ulama di Lirboyo, serta gambar saat menerima Ketua PBNU Agil Siradj dan Syaifullah Yusuf sesaat setelah terpilih.
“Facebook itu juga palsu,” kata Gus War yang mengaku telah berkomunikasi dengan Kiai Idris.
Meski merasa dirugikan, hingga kini kyai sepuh tersebut tidak akan melaporkan ke polisi. Gus War hanya berharap masyarakat tidak mempercayai akun tersebut. “Lagipula saya tidak mengerti teknologi,” katanya.
HARI TRI WASONO





