Elbert Lolos dengan Susah Payah

TEMPO Interaktif, Jakarta -Elbert Sie mendapatkan perlawanan yang luar biasa dari David Agung Susanto di awal perjalanannya pada penyisihan Grup Garuda turnamen Garuda Tennis Master 2010 di lapangan tenis Executive Club Hotel Sultan, Rabu (8/12). Elbert, yang merupakan petenis unggulan lima itu memang harus bersusah payah untuk meraih kemenangan 5-7, 6-4, 4-1. David memutuskan tidak melanjutkan pertandingan akibat cedera pada paha kanannya.

“Saya tidak bisa bermain lebih sabar di awal pertandingan, baru setelahnya saat bisa menahan emosi saya bisa menjadi lebih baik,” kata Elbert saat ditemui seusai pertandingan. Elbert sempat hampir menutup set pertama setelah unggul 5-3. Sayangnya, kesabaran David, petenis unggulan empat, berbuah hasil lebih baik dan membawanya pada kemenangan. Padahal, saat itu David sempat terkilir dan membuat pergelangan kaki kanannya sakit.

Di set kedua, sakit yang mendera David justru berpindah ke bagian paha kanan. “Saya mulai merasakan kesakitan sejak saat skor 4-2 (untuk David),” katanya. Rasa sakit itu tampaknya membuat David semakin tidak mampu memukul bola dengan lebih baik. Hal itu dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Elbert untuk akhirnya menutup set kedua dengan kemenangan 6-4. Rasa sakit David kemudian tak tertahankan saat set ketiga sehingga akhirnya dia mundur dalam kedudukan 4-1.

David menyatakan rasa sakitnya itu kemungkinan datang akibat kondisi tubuhnya yang tidak terlalu fit. David baru kembali dari Thailand, Selasa (7/12) lalu, setelah mengikuti sebuah pelatihan di sana. “Mungkin saya masih terlalu kelelahan,” katanya. Kekelahan juga dialami Elbert yang juga baru kembali dari Thailand dalam kepentingan yang berbeda. “Saya baru saja bertanding di turnamen ITF (berhadiah) 10 ribu (US Dollar) dan baru kembali dari Minggu malam. Sepertinya masih sedikit melayang saat bermain tadi,” katanya.

Pada pertandingan kedua, Elbert kemungkinan besar bakal harus berjuang berat. Dia bakal bertemu dengan petenis unggulan pertama, Christoper Rungkat yang mendapati perlawanan mudah dari Hansel Sanjaya dan menang 6-0, 6-0 pada pertandingan pertamanya. “Mungkin saja saya bisa bermain lebih bagus nanti, kita lihat saja besok,” kata Elbert. Sementara itu, pada pertandingan lainnya di Grup Rajawali, Sunu Wahyu Trijati mengalawi langkahnya dengan sedikit tertatih setelah menundukkan Rizki Bagus 4-6, 6-4, 6-0. Awalan yang lebih baik ditunjukkan Nesa Artha yang sukses menang 6-4, 6-4 atas Enrico Satria.

Sebelumnya, pada sektor putri para petenis unggulan tidak memenukan kesulitan berarti untuk mengawali langkah mereka pada turnamen berhadiah total Rp 400 juta ini. Pada grup Cendrawasih, Sandy Gumulya, petenis unggulan pertama, melibas Lauren Wang 6-1, 6-2. Adik Sandy, Beatrice Gumulya juga meraup kemenangan setelah menundukkan Aldila Sutjiadi 6-3, 6-1. Sementara itu di grup Merak Cynthia Melita melumatkan Vita Taher 6-3, 6-0 dan Voni Darlina melibas Laila Rahmawati 6-2, 6-3. EZTHER LASTANIA