Korban Penembakan Eksekusi Rumah di Pamekasan, 8 Orang  

TEMPO Interaktif, Pamekasan  - Jumlah korban penembakan polisi dalam kericuhan eksekusi sebuah rumah di Desa Blaban, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, bertambah satu orang, sehingga total korban penembakan mencapai delapan orang. Korban terakhir yang tiba di RSUD Pamekasan, bernama Armuyo, 40 tahun, warga Desa Gatu Bintang. Dia menderita luka tembak parah di lengan bagian kanan

Selain delapan warga, tembakan brutal aparat keamanan dari Polres Pamekasan yang mengamankan jalannya eksekusi rumah milik Buk Tonah, juga melukai dua orang perwira polisi.

Masing-masing Kasat Narkoba Polres Pamekasan Ajun Komisaris Sarpan yang menderita luka dibagian betis dan Bripka Eko Darmawan, anggota Reskrim Polres Pamekasan yang mengalami luka parah di bagian paha sebelah kiri. Sehingga total korban dalam eksekusi berdarah itu menjadi 10 orang.

Insiden penembakan itu terjadi saat juru sita Pengadilan Negeri Pamekasan akan mengeksekusi rumah seluas 3000 m2 milik Buk Tonah di Desa Blaban. Saat petugas pengadilan akan membacakan surat eksekusi, tiba-tiba muncul lemparan batu ke arah aparat keamanan. Polisi membalas lemparan itu dengan tembakan peringatan.

Bukannya mereda, warga merespon tembakan itu dengan aksi beringas. Warga mencoba menghajar petugas eksekusi dan merebut dokumen eksekusi yang dibawa petugas. Saat serangan masa tak terkendali itulah, penembakan terjadi. Dalam bentrokan ini, selain warga tersungkur, dua orang polisi terkena pentulan peluru.

Musthofa Bisri