foto

Puan Maharani. TEMPO/Imam Sukamto

Puan Intruksikan Kader PDIP Tak Berebut Jabatan

TEMPO Interaktif, Semarang - Ketua Dewan Pimpinan Pusat  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Puan Maharani mengintruksikan agar kader partainya yang sudah memegang jabatan di partai atau pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah tidak ikut-ikutan berebut jabatan sebagai kepala daerah maupun wakil kepala daerah.

"Kader yang sudah menjabat pada posisi strategis tak usah tergiur dengan jabatan kepala daerah atau wakilnya," ujar Puan dalam acara Rapat Koordinasi Tiga Pilar PDIP Jawa Tengah di Semarang, Sabtu (11/12).

Menurut Puan, tujuan intruksi tersebut agar ada sinergi antara tiga pilar di PDIP. Yakni, kepala daerah, pimpinan DPRD, dan struktur pengurus partai.

Jika ada pimpinan DPRD yang berebut jabatan kepala daerah, kata dia itu sama saja dengan menurunkan jabatan.   "Ketua DPRD itu sudah posisi strategis, lha kok malah turun jabatan ikut merebut jabatan wakil kepala daerah," kata Puan.

Saat ini, kata Puan,  dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, PDIP menempatkan kadernya sebagai bupati/wali kota sebanyak 22 daerah. Banyak kabupaten/kota yang masih merangkap jabatan. Misalnya,  ketua PDIP Kota Semarang Hendy Hendar Prihadi  menjabat wakil wali kota Semarang.

Wakil Ketua PDIP Jawa Tengah yang juga juga menjabat sebagai Wali Kota Solo Joko Widodo menyambut baik intruksi tersebut. "Itu bagus karena akan memperkuat adanya konsolidasi PDIP," ujarnya. 

Rofiuddin