Topik
Bupati Sumenep Diminta Prioritaskan Pembangunan Kepulauan
TEMPO Interaktif, Sumenep - Sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meminta Bupati Sumenep Busyro Karim memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan sarana publik lainnya di wilayah kepulauan. Terutama di Pulau Kangean, Sapeken, Sapudi dan Masalembu.
Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional Hosaini Adhim mengatakan, dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah Sumenep 2011, wilayah kepulauan menjadi penyumbang terbesar bagi pendapat asli daerah, dari sektor perikanan, minyak dan gas bumi. jumlahnya mencapai Rp 995 miliar lebih dari total RAPBD sebesar Rp 1,07 triliun. "Sudah selayaknya kepulauan mendapat prioritas pembangunan," katanya, Sabtu (11/12).
Fraksi Bulan Bintang Badrul Aini memberi catatan khusus pada RAPBD Sumenep yang masih dalam pembahasan ditingkat fraksi dan komisi. Menurut dia, belanja pegawai terlalu besar karena menyerap 64 persen atau Rp 641 miliar dari total anggaran pendapatan dan belanja daerah 2011. "Belanja pegawai naik 5,49 persen dibandingkan tahun lalu," ujarnya.
Bupati Sumenep Busyro Karim, saat menyampaikan nota keuangan atas Rancangan APBD 2011, 1 Desember lalu, mengatakan, anggaran pendapatan mengalami defisit Rp 12 miliar lebih. Tapi, dia memastikan keuangan daerah tetap sehat karena ada penerimaan pembiayaan Rp 21 miliar yang jauh jauh lebih besar dari pengeluaran pembiayaan yang hanya Rp 9 miliar. "Dari situ ada pembiayaan netto Rp 12 miliar, jadi defisit tertutupi dan tidak ada sisa lebih pembiayaan," katanya.
MUSTHOFA BISRI





