foto

BTN. TEMPO/Dinul Mubarok

BTN Yakin Kredit Rumah Tumbuh 30 Persen  

TEMPO Interaktif, Bandung - PT Bank Tabungan Negara Tbk menargetkan pertumbuhan kredit meningkat 25-30 persen pada tahun depan. "Kami optimis tahun depan lebih baik dari sekarang. Saat ini banyak skema yang dikeluarkan pemerintah untuk kepemilikan perumahan," kata Iqbal Lantanro, Direktur Utama Bank Tabungan Negara, di Bandung, Jawa Barat, akhir pekan lalu.

Optimisme tersebut muncul melihat kebutuhan perumahan di Indonesia sekitar 8,5 juta unit dan terus meningkatnya kebutuhan perumahan sampai 800 ribu unit per tahun. Saat ini kemampuan suplai rumah, baik rumah formal maupun swadaya meningkat sekitar 400 ribu unit per tahun. BTN sampai akhir September lalu sudah menyalurkan kredit sebesar Rp 47 triliun.

Sejak Oktober lalu BTN meluncurkan program penyaluran kredit kepemilikan rumah murah Rp 2,2 triliun. Pembiayaan kredit perumahan masih sangat dominan sampai 92 persen. Sebab itu pihaknya tetap fokus pada bisnis perumahan seiring permintaan yang terus tumbuh. Pada Desember ini BTN telah menekan akad kredit rumah sekitar 4.900 lewat skema likuiditas perumahan.

Namun, persoalan penyaluran kredit perumahan bukan hanya aturan likuidas yang masih baru, tapi juga secara paralel ada produk lain dan ada perhitungan yang berbeda sehingga banyak yang menggunakan pola lama. Selama tahun ini BTN menargetkan pertumbuhan laba mencapai 52 persen menjadi Rp 746 miliar dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp 490 miliar.

ALWAN RIDHA RAMDANI