Presiden Amerika Serikat Barack Obama sesaat sebelum memberikan kuliah Umum di Universitas Indonesia, Jakarta, Rabu (10/11). ANTARA/REUTERS/Jason Reed
Infografis
Djoko Suyanto: Kedatangan Obama Tak Terkait Kopassus
TEMPO Interaktif, Jakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Djoko Suyanto menyatakan kedatangan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama tak terkait dengan Komando Pasukan Khusus TNI Angkatan Darat. Ia juga membantah kabar adanya permintaan Indonesia kepada Amerika Serikat agar mencabut larangan latihan untuk Kopassus.
"Saya tidak pernah dengar itu di dalam pembicaraan kedatangan Obama, tidak pernah ada pembicaraan soal itu," ujarnya di Istana Negara, Senin 20 Desember 2010.
Sebelumnya beredar kabar bahwa Pemerintah Indonesia tak mau menerima kunjungan Obama selama negara Abang Sam itu tak mencabut larangan untuk Kopassus itu. Kabar tersebut dilansir harian Australia, The Age, yang mengaku mendapatkan informasi itu dari Situs WikiLeaks. Adapun WikiLeaks mendapatkannya dari laporan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta yang dikirim ke Washington pada Januari 2010.
Adapun mengenai bocoran WikiLeaks soal dugaan keterlibatan Badan Intelijen Negara dalam kasus pembunuhan Munir, Djoko menolak mengomentarinya.
Menurut dia, laporan yang dibocorkan oleh WikiLeaks adalah data mentah yang diberikan perwakilan Amerika Serikat di penjuru dunia. "Mereka diberi tugas melaporkan kejadian apa, di mana mereka bertugas, jadi masih dalam bentuk raw material. Tanya ke WikiLeaks, jangan tanya saya, lalu dikilik-kilik," ujarnya berkelakar.
BUNGA MANGGIASIH





