Warga berkumpul untuk berdoa, memperingati lima tahun bencana tsunami, di reruntuhan rumah yang hancur akibat bencana tersebut, di Banda Aceh (26/12). Tsunami menewaskan 200.000 lebih penduduk. AP/Heri Juanda
Topik
Peringatan Tsunami Aceh Dipusatkan di Ulee Lheu
TEMPO Interaktif, Banda Aceh - Peringatan enam tahun tsunami Aceh yang jatuh pada Minggu (26/12) dipusatkan di wilayah Ulee Lheu, Banda Aceh. Wilayah tersebut adalah salah satu lokasi yang hancur akibat tsunami.
Hal tersebut disampaikan oleh (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Rasyidah M Dallah. "Peringatan enam tahun tsunami kami lakukan dengan doa bersama masyarakat dan tausyiah agama," ujarnya saat meninjau lokasi peringatan, Sabtu (25/12).
Rasyidah mengatakan pihaknya juga mengadakan pameran foto-foto yang menceritakan tsunami Aceh dulunya dan foto-foto lain yang menggambarkan bangkitnya masyarakat Aceh usai bencana tersebut.
Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Aceh untuk menggelar doa bersama sebagai upaya memperingati musibah besar yang pernah terjadi di Aceh. Warga juga diminta untuk mengibarkan bendera setengah tiang.
Sementara itu, Muhammad Ali, warga Ulee Lheu, mengatakan masyarakat setiap tahunnya selalu memperingati musibah tsunami. "Biasanya kami menggelar doa bersama di masjid-masjid dan ziarah ke kuburan massal korban tsunami," ujarnya.
Menurutnya, masyarakat di sekitar wilayah tsunami sudah mulai hidup normal kembali. Peringatan hanya upaya untuk mengenang para korban dan bencana tersebut di Aceh.
Tsunami Aceh terjadi pada 26 Desember 2004, tepatnya Minggu pagi. Tsunami telah merenggut sekitar 200 ribu korban masyarakat Aceh. Ratusan ribu orang lainnya kehilangan tempat tinggal.
ADI WARSIDI





