foto

Massa yang mengantri tiket masuk ke lapangan di stadion Gelora Bung karno, Minggu (26/12). Massa kesal karena tiket untuk menonton final piala AFF antara Indonesia melawan Malaysia pada 29 Desember nanti tak kunjung di distribusikan oleh pihak panitia. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

Polisi Cari Kerabat Mayat di Gelora Bung Karno  

TEMPO Interaktif, Jakarta -  Polisi masih mencari kerabat pemulung yang meninggal dunia di Gelora Bung Karno, kemarin. "Kami belum tahu identitasnya," kata Kepala Kepolisian Resor Jakarta Pusat Komisaris Besar Hamidin saat dihubungi, Senin (27/12).

Pemulung yang dijuluki "Mister X" oleh polisi ini ditemukan meninggal dunia di taman sekitar Pintu VII Stadion Utama GBK, pukul 10.30 kemarin. Saat itu, puluhan ribu orang berada di GBK untuk mengantre tiket final Piala AFF Suzuki 2010. Penemuan ini sempat menggegerkan GBK karena mayat tersebut awalnya disangka pengantre tiket.

Hamidin menjelaskan mayat laki-laki itu ditemukan orang-orang yang hari itu memadati GBK. Mereka langsung memanggil polisi yang banyak berjaga di sekitar Stadion Utama. "Langsung dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi," ujarnya.

Mister X yang kini masih berada di kamar jenazah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo itu diperkirakan berusia 40 tahun. Berdasarkan keterangan saksi yang dikutip Hamidin, ia sempat merasa masuk angin. "Dia minta dikerokin sama rekannya," kata Hamidin.

Walaupun telah merawat rekannya sesama pemulung, saksi tersebut mengaku tidak tahu identitas Mister X. "Dia bilang baru kenal waktu itu," ujar Hamidin. Dari pakaian yang dikenakan Mister X, polisi juga tidak menemukan kartu identitas melekat di sana.

PUTI NOVIYANDA